Victor Vazquez, Jagoan Tendangan Bebas La Masia yang Kariernya Kalah Jauh dari Messi

Ramdani Bur, Jurnalis
Selasa 28 April 2020 13:37 WIB
Messi (dalam lingkaran merah) saat menyaksikan Vazquez mengeksekusi tendangan bebas. (Foto: Sportbible)
Share :

BARCELONA – Megabintang Barcelona, Lionel Messi, disebut-sebut sebagai salah satu pesepakbola dengan tendangan bebas terbaik saat ini. Di sepanjang karier profesionalnya yang dimulai pada 2003, sudah lebih dari 50 kali La Pulga –julukan Messi– mencetak gol dari situasi bola mati.

Hanya saja ketika membela akademi Barcelona tepatnya La Masia, Messi bukanlah pilihan utama untuk mengeksekusi tendangan bebas. Jangankan pilihan utama, dijadikan pilihan kesekian pun tidak. Mantan rekan setim Messi di La Masia, Robert Giribet menyebut ada dua pemain yang memiliki teknik tendangan bebas lebih baik dari Messi kala itu.

(Messi saat mengeksekusi tendangan bebas)

“Victor Vazquez luar biasa (soal tendangan bebas), begitu juga dengan Juanjo Clausi. Sementara Messi bahkan hampir tidak pernah melakukannya,” kata Giribet mengutip dari Sportbible, Selasa (28/4/2020).

Meski dipercaya sebagai eksekutor bola mati di La Masia, karier sepakbola Vazquez bak bumi dan langit jika dibandingkan Messi. Vazquez yang kini berusia 33 tahun tercatat lima bulan lebih tua ketimbang Messi.

(Victor Vazquez gagal bersinar bersama Barcelona)

BACA JUGA: Messi Selalu Bikin Kaki Kanannya Hampir Keseleo Setiap Eksekusi Tendangan Bebas

Hanya saja, Vazquez terlambat mencicipi atmosfer tim senior Barcelona. Tercatat, Vazquez baru melakoni debut di tim senior Barcelona pada 12 April 2008 saat Barcelona bermain 2-2 kontra Recreativo Huelva di pekan ke-32 Liga Spanyol 2007-2008. Hal itu jauh berbeda dengan Messi yang sudah dipromosikan ke skuad utama pada 2003, atau ketika dirinya berusia 17 tahun.

Total bersama tim senior Barcelona, Vazquez hanya tiga kali turun. Setelah dilepas Barcelona B pada 2011, Vazquez melanjutkan karier di Club Brugge (Belgia), dan dilanjutkan bersama Cruz Azul (Meksiko), Toronto FC (Amerika Serikat), Al Arabi dan Umm Salal (Qatar).

Kondisi di atas menunjukkan, prestasi di level junior bukan jaminan untuk tumbuh sebagai pesepakbola bintang ketika naik ke tim senior. Karena itu, wajib bagi para pesepakbola untuk meningkatkan kemampuannya dari musim ke musim agar tidak kalah bersaing dengan pemain lainnya.

(Fetra Hariandja)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Bola lainnya