WINGER Wolverhampton Wanderers, Adama Traore, merupakan pesepakbola dengan kewarganegaraan ganda, yakni Mali dan Spanyol. Akan tetapi, ketimbang bermain untuk Timnas Mali, Traore justru lebih memilih menunggu panggilan membela Timnas Spanyol.
Perlu diketahui, kedua orangtua Traore merupakan warga negara Mali. Kendati begitu, mereka berimigrasi ke Spanyol dan tinggal di Barcelona agar mendapat kehidupan yang lebih layak. Traore sendiri lahir setelah kedua orangtuanya tersebut berimigrasi ke Spanyol.
(Adama Traore saat membela tim junior Barcelona)
Bakat sepakbola Traore sejatinya sudah terlihat sejak ia masih kecil. Itulah mengapa Traore direkrut oleh akademi sepakbola Barcelona, La Masia. Setelah bergabung dengan La Masia, bakat Traore semakin terasah. Ia pun dipanggil untuk menjadi bagian Timnas Spanyol U-16.
Sejak saat itu, Traore selalu menjadi langganan untuk dipanggil ke dalam Timnas Spanyol junior. Akan tetapi, terakhir kali ia mengenakan jersey La Furia Roja adalah di Timnas Spanyol U-21. Traore sebenarnya dipanggil Timnas Spanyol saat menjalani laga Kualifikasi Piala Eropa 2020 medio November 2019.
Saat itu, ia dipanggil untuk menggantikan Rodrigo Moreno yang mengalami cedera, jelang Spanyol bersua Malta dan Rumania. Hanya saja dalam kedua laga itu, Traore tidak diturunkan pelatih Timnas Spanyol saat itu, Robert Moreno.
Meski begitu, Traore tidak memungkiri kalau ia ditawari untuk bergabung dengan Timnas Mali. Akan tetapi, Traore telah mengambil sikap kalau ia hanya ingin membela Timnas Spanyol. Traore bukannya ingin melupakan asal-usulnya sebagai seorang keturunan Mali. Ia justru menghormati Mali karena kedua orang tuanya berasal dari sana.
Kendati demikian, sejak lahir Traore sudah berada di Spanyol. Dengan kata lain, Traore tumbuh di lingkungan masyarakat Spanyol. Maka dari itu, ia kini ingin mengabdi untuk negara tempatnya berkembang. Tentunya tak ada yang salah dengan sikap Traore tersebut, karena ia memiliki hak untuk memilih.
“Saya juga punya pilihan untuk membela Mali, yang mana mereka memanggil saya. Saya berbicara kepada mereka untuk menjelaskan bahwa saya ingin bermain untuk Spanyol, keluarga saya berasal dari sana, dan bagaimana mereka memperlakukan saya dan mempercayai saya," jelas Traore, mengutip dari Marca.
“Saya tidak pernah (berpikiran untuk membela Timnas Mali. Akan tetapi, saya memang harus mendengarkan mereka (panggilan Timnas Mali) karena rasa hormat dan karena dari sanalah keluarga saya berasal,” lanjut Traore.
(Ramdani Bur)