NAMA Erling Haaland saat ini cukup terdengar kencang di dunia sepakbola. Hal tersebut dikarenakan prestasi Haaland bersama Red Bull Salzburg di Liga Champions 2019-2020 bisa dikatakan luar biasa.
Tercatat Haaland mencetak enam gol di tiga laga perdananya pada ajang Liga Champions. Hal tersebut pun menjadikan pemain berusia 19 tahun itu menjadi pesepakbola pertama yang menorehkan catatan di atas. Jadi wajar saja jika saat ini nama Haaland sering dibicarakan para pencinta sepakbola.
(Haaland (kanan) saat berduel dengan Roy Keane)
Kehebatan Haaland dalam mengolah si kulit bundar memang sudah terlihat semenjak dirinya bermain di Bryne FK, lalu berlanjut ke Molde FK, dan akhirnya di Salzburg. Usianya yang masih sangat muda, membuat Haaland benar-benar dianggap sebagai calon pesepakbola hebat di masa depan.
Tapi, tahukah Anda bahwa bakat yang dimiliki oleh Haaland itu merupakan turunan dari orang tuanya? Tepatnya dari sang ayah, yakni Alf-Inge Haaland. Alf-Inge Haaland dulunya juga pesepakbola. Ia aktif pada masa 1989-2013.
Berbagai klub pernah dibela oleh ayah dari Haaland tersebut, seperti Bryne FK, Nottingham Forest, Leeds, Rosseland BK, hingga tim sekelas Manchester City. Ya, Alf-Inge memang pernah berada di tim berjuluk The Citizens –julukan Man City– itu tepatnya dalam kurun waktu 2000 hingga 2003.
Jadi alasan itulah mengapa Haaland memiliki bakat sepakbolanya. Menariknya hanya Haaland saja yang berminat menjadi pesepakbola dari tiga anak pasangan Alf-Inge Haaland dan Gry Marita. Jadi dua saudara kandung Haaland, yakni kakak laki-lakinya, Astor Haaland dan adik perempuannya, Gabrielle Haaland, justru tak berminat sama sekali terjun ke dunia sepakbola.
Kendati begitu, dua saudara kandung Haaland itu tetap mendukung penuh dirinya di dunia sepakbola. Hal tersebut terlihat dengan kerap kalinya Astod dan Gabrielle hadir di pertandingan yang dimainkan pemain berjuluk The Manchild tersebut.
(Ramdani Bur)