BANYAK yang kaget setelah melihat kegemilangan Tammy Abraham bersama Chelsea musim ini. Dari delapan pertandingan di Liga Inggris 2019-2020, pesepakbola 22 tahun itu mengoleksi delapan gol dan untuk sementara berstatus top skor.
Sebelum bersinar musim ini, nama Abraham sebenarnya sudah mencuat. Hanya saja, Abraham menggila bukan di kasta tertinggi, melainkan di divisi yang lebih rendah. Pada 2018-2019 ketika membela Aston Villa, Abraham meraih status pencetak gol terbanyak kedua di Divisi Championship dengan koleksi 25 gol.
(Abraham (kedua dari kanan) bawa Chelsea juara UEFA Youth League)
Jauh sebelum itu, prestasi luar biasa pernah dicapai Abraham pada 2015 dan 2016. Pada dua tahun tersebut, Abraham membawa Chelsea menjuarai Liga Champions junior atau biasa disebut UEFA Youth League.
Sejak 2013-2014, UEFA menggelar UEFA Youth League. Peserta UEFA Youth League adalah tim-tim junior dari kontestan Liga Champions di musim tersebut. Setelah terhenti di perempatfinal pada edisi perdana, Chelsea U-19 menggila pada UEFA Youth League 2014-2015 dan 2015-2016.
Pada 2014-2015, Chelsea menjadi juara setelah di final mengalahkan Shakhtar Donetsk dengan skor 3-2. Saat itu, Abraham hanya mencetak empat gol di sepanjang turnamen. Nama Abraham kalah saing dari sang rekan setim, Dominic Solanke, yang keluar menjadi top skor turnamen dengan koleksi 12 bola.