Kehidupan sepakbola Batistuta mencapai puncaknya kala bermain di Italia. Ketenaran mulai diraih pria berpaspor Argentina itu sehingga kehidupan rumah tangganya dengan Irina pun semakin bahagia. Kebahagiaan itu semakin bertambah ketika mereka dianugrahi empat orang putra, yakni Thiago (lahir pada 1992), Lucas (lahir pada 1997), Joaquin (1999) dan Shamel (lahir pada 2000) yang lahir di Italia.
Pada musim panas 2003, Batistuta menyudahi perjalanannya di Italia sehingga memutuskan hengkang ke Qatar untuk bergabung dengan Al-Arabi. Setelah menghabiskan dua musim di Qatar, Batistuta pun pensiun pada 2005 saat berusia 36 tahun.
Selepas pensiun kehidupan Batistuta mulai bemasalah. Semua bermula dari sakit yang ia derita pada kakinya akibat 17 tahun berkarier sebagai pesepakbola profesional. Saat tengah berobat untuk mengobati sakitnya itu, Batistuta harus bercerai dengan Irina pada 2014. Setalah itu, keempat anak Batistuta hidup bersamanya hingga saat ini.
(Ramdani Bur)