UEFA beralasan, tidak ada keterangan saksi yang dapat memverifikasi pelanggaran tindakan rasisme yang diterima George Weah, termasuk dari rekan setimnya di AC Milan. Karena itu, Jorge Costa bisa melenggang bebas.
Jorge Costa juga membantah dengan keras tuduhan yang dialamatkan George Weah kepadanya. Pria berpaspor Portugal itu terpaksa dilarikan ke rumah sakit terdekat dan menerima jahitan demi mencegah pendarahan yang lebih banyak.
George Weah akhirnya meminta maaf kepada Jorge Costa. Namun, permintaan maaf itu ditolak mentah-mentah oleh sang pesepakbola. Parahnya lagi, Jorge Costa harus menjalani operasi wajah demi memperbaiki hidungnya yang patah.
Operasi dan pemulihannya memakan waktu hingga tiga minggu. Jorge Costa yang masih kesal, sempat ingin membawa kasus tersebut ke pengadilan untuk menjerat George Weah. Namun, kasus itu tidak jadi dibawa ke ranah hukum dan George Weah hanya dilarang bermain enam pertandingan di kompetisi Eropa.
(Rivan Nasri Rachman)