LONDON – Maurizio Sarri telah resmi meninggalkan jabatannya sebagai Pelatih Chelsea untuk menangani Juventus pada musim 2019-2020. Sarri dikontrak sebagai Pelatih Juventus untuk tiga musim ke depan.
Kapten Chelsea, Cesar Azpilicueta, pun ikut mengiringi kepergian Sarri ke Juventus dengan ucapan terima kasih. Pemain berpaspor Spanyol itu menyampaikan rasa terima kasinya atas kerja keras Sarri di Chelsea pada musim ini melalui media sosial twitter.
“Semoga sukses di bab selanjutnya, Tuan! Terima kasih atas kerja keras Anda yang membantu kami menikmati malam yang menyenangkan di Baku!” tulis Azpilicueta pada akun twitter-nya, @CesarAzpi, Senin (17/6/2019).
BACA JUGA: Maurizio Sarri Resmi Tangani Juventus Usai Tinggalkan Chelsea
Sarri memang memberikan kado perpisahan spesial untuk Chelsea saat membawa The Blues –julukan Chelsea– menjadi kampiun Liga Eropa 2018-2019. Sarri dan Chelsea menaklukkan sesama tim Liga Inggris, Arsenal, dengan skor telak 4-1 di Stadion Olimpiade Baku, Azerbaijan, Kamis 30 Mei 2019, dini hari WIB.
Selain terasa spesial untuk Chelsea, kado perpisahan itu juga memiliki makna khusus untuk Sarri. Sebab, gelar juara Liga Eropa itu merupakan trofi pertama yang didapatkan Sarri sepanjang karier kepelatihannya.
Gelar juara Liga Eropa tersebut sekaligus menjadi alat bagi Sarri untuk membungkam media-media Inggris yang kerap menilainya gagal melatih Chelsea. Sarri dicap gagal melatih Chelsea karena beberapa hasil buruk yang didapatkannya pada musim lalu. Akan tetapi, semua itu terbantahkan dengan trofi Liga Eropa yang diberikannya untuk Chelsea sebelum pergi ke Juventus.
Sekarang Sarri memiliki tanggung jawab berat untuk meraih trofi-trofi lainnya bersama Juventus. Pasalnya, Bianconeri –julukan Juventus– adalah tim yang tak terbiasa dengan kegagalan. Juventus selalu mendapatkan minimal satu trofi sejak musim 2011-2012 hingga saat ini. Oleh sebab itu, Sarri tak boleh gagal memberikan trofi untuk Juventus pada musim perdananya jika tak ingin dipecat dalam waktu dekat.
(Andika Pratama)