TIDAK dapat dipungkiri lagi megabintang Juventus, Cristiano Ronaldo, dan Lionel Messi (Barcelona) adalah dua pemain terbaik saat ini. Kedua pesepakbola itu kerap kali bersaing di setiap musimnya untuk menentukkan siapa yang paling terbaik, baik untuk di liga domestik atau di kompetisi besar macam Liga Champions.
Akan tetapi, ketika membicarakan Liga Champions maka tampaknya Ronaldo lebih sedikit diunggulkan ketimbang La Pulga –julukan Messi. Pemain asal Portugal itu lebih baik daripada Messi bila mentas di kompetisi antarklub Eropa paling prestisius tersebut. Dari segi jumlah trofi pun Ronaldo lebih unggul karena sudah mengoleksi lima gelar juara, sedangkan Messi baru merasakan empat kali.
Messi mungkin adalah pemain yang sangat hebat, namun ia dianggap kurang memiliki jiwa kepemimpinan. Hal itu terbukti ketika dirinya memimpin Tim Nasional (Timnas) Argentina yang selalu gagal. Sementara Ronaldo memiliki jiwa kepemimpinan. Lalu hal apa lagi yang kira-kira membuat Ronaldo lebih diunggulkan ketimbang Messi hingga di sebut Mister Liga Champions?
Berikut lima alasan Cristiano Ronaldo disebut Mister Liga Champions, mengutip dari Sportskeeda:
5. Ronaldo Mampu Kalahkan Messi yang Disebut Jauh Lebih Berbakat
Dari perolehan trofi sudah jelas Ronaldo lebih unggul ketimbang Messi. Padahal, bila melihat dari segi bakat yang dimiliki Messi seharusnya lebih baik dari Ronaldo, namun kenyataannya tidak.
Setiap membicarakan bakat, Messi tentu lebih baik dari Ronaldo. Akan tetapi, bukan berarti Ronaldo tidak memiliki bakat yang luar biasa sama sekali. Ia hanya kalah dari Messi, namun usahanya untuk terus menjadi lebih baik membuatnya dapat bersaing dengan pemain asal Argentina itu bahkan hingga lebih baik darinya di Liga Champions.
4. Jumlah Gol Ronaldo di Liga Champions Lebih Baik dari Messi
Jumlah gol terkadang membuktikan betapa hebatnya seorang pesepakbola. Hal itulah yang menjadi alasan mengapa Ronaldo lebih layak disebut Mister Liga Champions ketimbang Messi.
Pasalnya di ajang Liga Champions Messi total sudah membukukan 112 gol di sepanjang kariernya. Sementara Ronaldo sendiri sudah berhasil melesatkan bola ke gawang lawan sebanyak 126 gol. Dari jumlah itu sudah terbukti Ronaldo lebih tajam ketimbang Messi.
3. Ronaldo Tampil Baik ketika Bertanding di Laga Besar
Messi baru saja gagal membawa Barcelona melaju ke final lantaran kalah agregat 3-4 dari Liverpool di ajang Liga Champions 2018-2019. Ia mungkin tampil trengginas di leg pertama hingga mampu mencetak dua gol dari tiga yang tercipta. Namun, ketika tampil di leg kedua Messi tampak melempem hingga akhirnya kalah 0-4 di laga tersebut.
Hal itu memperlihatkan Messi kurang tampil gemilang disaat-saat menghadapi laga-laga besar. Berbeda dengan Ronaldo, pemain asal Portugal itu kerap kali tampil sebagai pembeda di setiap laganya, termasuk pertandingan besar sekali pun. Hal itu terbukti saat Juventus tertinggal 0-2 di leg I 16 besar Liga Champions 2018-2019, mereka langsung membalasnya di leg kedua berkat hattrick Ronaldo dan lolos ke perempatfinal.
Akan tetapi, sayangnya ketika melawan Ajax di perempatfinal Liga Champions 2018-2019 Juventus justru gagal melaju ke babak semifinal. Padahal di setiap legnya Ronaldo sudah membantu menyumbangkan gol, namun jumlah bantuan CR7 itu tak cukup untuk meloloskan Juventus ke babak selanjutnya.
2. Ronaldo Tidak Terlalu Banyak yang Membela sehingga Kehebatannya Semakin Terpancar
Messi kerap kali disebut-sebut sebagai pemain terbaik dunia. Hal itu datang dari media-media, para penikmat sepakbola, bahkan dari para pemain. Semua itu tak dapat dipungkiri bahwa banyak yang mendukung Messi dan membelanya sebagai yang terbaik saat ini.
Berbeda dengan Ronaldo, ia tak memiliki dukungan yang begitu banyak bila dibandingkan dengan Messi. Akan tetapi, karena itulah ketika Ronaldo mampu tampil baik, mau itu di Liga Champions atau tidak, pencapaiannya itu akan semakin terpancar.
1. Pemimpin di Liga Champions
Seperti apa yang sudah dikatakan sebelumnya, Ronaldo lebih memiliki jiwa kepemimpinan ketimbang Messi. Mesti kita sadari, semenjak kepergian Andres Iniesta dari Barcelona pada bursa transfer musim panas 2019. Blaugrana –julukan Barcelona– seperti kehilangan sosok pemimpin yang memang memiliki jiwa leadership.
Banyak pihak yang menilai Messi belum memiliki jiwa kepemimpinan itu meski sudah berstatus sebagai kapten Barcelona. Berbeda dengan Ronaldo, meskipun dirinya tak menyandang status sebagai kapten di Real Madrid atau pun Juventus, namun ayah dari empat anak itu selalu mampu menampilkan jiwa kepemimpinannya di setiap pertandingan. Hal itu semualah yang membuat layak disebut Mister Liga Champions.
(Rivan Nasri Rachman)