Saat itu, Kaka mentas sebagai starter dalam pola 3-5-2. Hasilnya, Canarinha –julukan Timnas Brasil– menang 6-1 atas Islandia dan Kaka mencetak satu gol di laga tersebut pada menit ke-46. Ternyata, satu penampilan bersama Timnas Brasil di laga uji coba sudah cukup meyakinkan Scolari untuk menyertakan Kaka bersama 22 pemain Brasilnya ke Piala Dunia 2002.
Kaka saat itu bersaing dengan gelandang-gelandang serang milik Brasil lainnya seperti Rivaldo, Ronaldinho dan Juninho Paulista. Saat itu, Kaka tercatat sebagai pemain termuda. Di atas Kaka, ada Lucio dan Denilson yang kala itu baru berusia 24 tahun.
Harus bersaing dengan nama-nama di atas membuat skill Kaka tertutup. Meski begitu, Kaka masih lebih baik ketimbang Ronaldo Luis Nazario de Lima, yang sama sekali tidak turun saat Brasil menjuarai Piala Dunia 1994. Padahal, saat itu nama Ronaldo disertakan pelatih Brasil, Carlos Alberto Parreira.
Kaka sempat turun saat Brasil mengalahkan Kosta Rika 5-2 di fase grup. Saat itu, ia turun di menit 72 menggantikan Rivaldo Vitor Borba Ferreira untuk mentas sebagai winger kiri dalam pola 4-4-2.