SORAKAN suporter hampir menggagalkan Tim Nasional (Timnas) Brasil menjuarai Piala Dunia 2002. Teriakan yang dilontarkan ribuan fans Brasil di laga uji coba kontra Kolombia pada November 2000, membuat sakit hati salah satu personel Canarinha –julukan Timnas Brasil– yakni Rivaldo Vitor Borba Ferreira.
Saat itu, fans mencemooh performa Rivaldo yang dinilai tampil di bawah standar. Kelar pertandingan yang dimenangi Brasil dengan skor 1-0 tersebut, Rivaldo mengeluarkan keluh kesahnya. Peraih trofi Ballon d’Or 1999 itu mengancam pensiun dari Timnas Brasil. Namun, karena hadangan dari beberapa pemain Brasil lainnya, Rivaldo membatalkan niatnya tersebut.
Lantas, apa hubungannya antara sorakan suporter yang terjadi pada 2000 dengan potensi kegagalan Brasil meraih trofi Piala Dunia 2002? Jika Rivaldo memutuskan pensiun saat itu atau pada 2000, bukan tak mungkin Brasil gagal menjadi yang terbaik di Piala Dunia 2002. Kenapa?
Sebab, Rivaldo merupakan salah satu kunci keberhasilan Brasil menjuarai Piala Dunia 2002. Ayah empat anak tersebut mencetak lima gol dari tujuh penampilan di Piala Dunia yang diselenggarakan di Korea-Jepang tersebut.
Ia masing-masing mencetak satu gol saat Brasil menang 2-1 atas Turki, China (4-0) dan Kosta Rika (5-2) di fase grup. Kemudian, Rivaldo juga masing-masing mengemas satu bola saat Brasil menang 2-0 atas Belgia di 16 besar dan 2-1 kontra Inggris di perempatfinal.