Kehidupan Zidane saat itu tidaklah cukup baik karena kondisi ekonomi keluarganya yang tak terlalu stabil. Sang ayah hanya bekerja sebagai penjaga toko sedangkan ibunya adalah ibu rumah tangga biasa.
Selain kehidpuan ekonomi yang sulit, kota Zidane tinggal yakni La Castellane juga bukan lingkungan yang baik untuk anak-anak. La Castellane merupakan kota pelabuhan yang terletak di selatan Prancis. La Castellane dikenal sebagai daerah yang memiliki tingkat pengangguran, kejahatan dan bunuh diri cukup tinggi pada masa itu.
Meskipun dilingkupi oleh keadaan yang kurang baik, tetapi Zidane tetap mampu menemukan kesenangannya sendiri. Zidane bermain sepakbola sebagai sarana untuk tetap membuatnya positif di tengah keadaan yang tak begitu baik.
Akan tetapi, kegemarannya bermain sepakbola ternyata mengganggu pendidikannya di sekolah. Akibat hal itu, Zidane pun diminta orang tuanya untuk berhenti bermain bola dan fokus belajar. Namun, Zidane tak menuruti kata-kata orang tuanya dan lebih memilih bermain sepakbola meskipun harus bolos sekolah.