“Formasi Jerman dengan 3-4-3 menyebabkan kami mengalami beberapa kesulitan. Kami harus membicarakan hal itu di paruh waktu dengan pelatih dan para pemain,” ungkap Matuidi, mengutip dari laman resmi UEFA, Rabu (17/10/2018).
“Secara taktik, pelatih melakukannya dengan baik. Kami beralih ke tiga di lini tengah dengan Kylian (Mbappe) lebih ke kiri dan Grizou (Griezmann) lebih ke kanan,” tambahnya.
Hingga akhirnya pada babak kedua, keadaan jauh berbeda. Prancis mampu mencetak dua gol comeback yang dibuat Antoine Greizmann pada menit 62 dan 80. Keadaan pun berubah menjadi 2-1 untuk keunggulan Prancis.
“Kami lebih baik di babak kedua. Kami bertahan dengan baik tanpa bola, tidak seperti di babak pertama. Kami membutuhkan gol pertama. Kami telah memenangkan pertandingan ini, kami hampir lolos (dari fase grup) dan kami senang,” tutupnya.
(Bagas Abdiel)