TEORI konspirasi memang selalu menjadi perbincangan di kalangan masyarakat. Namun bukannya hanya di kehidupan umum, olahraga khususnya sepakbola juga sempat mencuatkan teori konspirasi di beberapa kesempatan.
Nah! Kali ini, Okezone akan membeberkan lima teori konspirasi yang pernah terjadi di dunia sepakbola seperti diberitakan oleh Sportskeeda (8/11/2017). Berikut lima kejadiannya.
5. Makanan yang buruk
Teori konspirasi mengenai sabotase pernah mencuat dalam persaingan antara Tottenham Hotspur dengan Arsenal. Dua tim dari London utara ini memang terkenal selalu menunjukkan persaingan panas di atas lapangan maupun dalam perolehan poin di klasemen.
Sejak 1995, Tottenham selalu berada di bawah bayang-bayang Arsenal dalam posisi akhir di klasemen Liga Inggris. Namun kesempatan bagi The Lilywhites –julukan Tottenham– untuk mengungguli sang rival sempat terbuka.
Saat itu pada musim 2005-2006. Tottenham tinggal menyisakan satu pertandingan lagi untuk bisa menyamakan poin dengan Arsenal. Namun jelang pertandingan tersebut, banyak pemain jatuh sakit setelah makan dari hotel tim. Akibat kejadian ini, teori konspirasi pun mencuat dan menuduh sang koki adalah penggemar Arsenal.
4. Slogan Nike
Salah satu produsen alat-alat olahraga, Nike, memang selalu menjadi sponsor utama dari salah satu klub sepakbola. Kali ini Timnas Brasil terpilih untuk mengenakan jersey dari pabrikan terbaik asal Amerika Serikat itu.
Beruntungnya lagi, Nike sukses mendapatkan promosi tidak langsung secara besar-besaran. Sebab Timnas Brasil sukses melaju ke babak final Piala Dunia 1998 dan menghadapi Timnas Prancis di partai puncak.
Sayangnya jelang pertandingan tersebut, Ronaldo Nazario sebagai brand ambassador dikabarkan sakit. Namun Nike meminta manajeman Brasil untuk memainkannya agar tetap bisa menjalankan salah satu taktik promosinya.
Namun sayangnya, keterlibatan Ronaldo tak mampu memberikan keuntungan bagi Tim Samba. Timnas Brasil kalah 0-3 dari Prancis dan gagal mengangkat trofi.
3. UEFALONA
Sebutan UEFALONA muncul sejak tim asal Spanyol, Barcelona, mampu menjuarai beragam trofi baik di liga domestik maupun Eropa. Namun kegemilangan itu justru menimbulkan suara sumbang dari beberapa pihak.
Bahkan ada teori konspirasi yang muncul bahwa kemenangan Barcelona itu dibantu oleh lembaga tertinggi sepakbola di Eropa (UEFA). Anggapan tersebut muncul karena sponsor Barcelona salah satunya datang dari UNICEF (lembaga di PBB).
Namun terlepas dari itu, faktanya Catalan memang bermain sepakbola yang sangat baik. Bahkan anggapan dibantu oleh keputusan wasit yang memimpin bisa dipatahkan jika melihat permainan cantik tim raksasa dari Spanyol tersebut.
2. Piala Dunia 1958 tidak pernah terjadi
Ini mungkin akan membuat Anda sedikit mengernyitkan dahi. Sebab ada anggapan bahwa Piala Dunia 1958 yang terjadi di Swedia tidak pernah terjadi. Hal tersebut diungkapkan oleh sejarawan asal Swedia, Bor Jacques de Waern.
Menurut De Waern, Piala Dunia yang terjadi di Swedia itu hanya merupakan setting-an belaka. Menurutnya, Piala Dunia yang mencuatkan nama Pele saat itu dibuat atau terjadi di Amerika Serikat. Namun lembega intelejen Amerika (CIA) merekayasanya.
Saat itu menurut penuturan De Waern, CIA ingin melakukan uji coba untuk media massa-nya yakni televisi yang memang tengah berkembang. Sehingga kompetisi itu dibuat untuk menjadi percobaan agar bisa ditayangkan.
“Amerika Serikat perlu menguji kekuatan televisi untuk mempengaruhi orang. Itu adalah bagian dari Perang Dingin yang terjasi saat itu. Tepat setelah kejadian di tahun 1958, saya mulai mengumpulkan ribuan dokumen, foto, dan teks. Saya menemukan satu demi satu yang menunjukkan bahwa fakta Piala Dunia 1958 tidak pernah terjadi di Swedia,” tutur De Waern.
1. Spesial agen diantara pergerakan Messi dan Iniesta
Siapa yang menyangsikan mengenai ketajaman kedua bintang Barcelona, Lionel Messi dan Andres Iniesta. Mereka mampu bergerak dan bisa dengan mudah melewati beberapa pemain belakang lawan.
Bahkan pergerakan keduanya tak jarang menuai decak kagum dan membuat para penggemarnya tercengang. Namun pergerakan meliuk-liuk dari kedua pemain sempat diartikan sebuah konspirasi tersembunyi.
Menurut sumber, pergerakan Messi dan Iniesta itu bisa menjadi jalur tersembunyi untuk bisa menyelundupkan senjata api ke Suriah. Bagaimana dengan teori konspirasi ini, sudah membuat Anda terheran-heran?