LILLE – Kiprah Timnas Belgia di gelaran Piala Eropa 2016 memang sudah resmi berakhir. Skuad berjuluk Red Devils itu harus puas hanya mampu mencapai babak perempatfinal Piala Eropa 2016 usai takluk 1-3 dari Wales.
Dalam pertandingan yang berlangsung di Stade Pierre-Mauroy itu, Belgia sejatinya unggul lebih dahulu via gol dari Radja Nainggolan. Namun gol-gol dari Ashley Williams, Hal Robson-Kanu, dan Sam Vokes memastikan kemenangan Wales dari Belgia.
Kekalahaan tersebut pun nampaknya sangat memukul perasaan dari penjaga gawang andalan Belgia, Thibaut Courtois. Bahkan tidak tanggung-tanggung, Courtois secara tak langsung menyindir strategi yang diterapkan oleh pelatihnya, yakni Marc Wilmots.
“Saya mengarahkan jari saya untuk menunjukkan letak di mana bola seharusnya diarahkan, selepas pertandingan. Sebab, saya merasa bahwa kami harus bermain cerdas di laga itu,” ucap Courtois, seperti disadur dari ESPN FC, Minggu (3/7/2016).
“Kami masih muda dan kami masih akan bermain bersama dalam beberapa tahun yang akan datang. Namun sangat mengecewakan karena kami punya peluang emas untuk bermain di final,” sambungnya.
“Saya piki kami sejatinya punya perencanaan yang bagus, tapi hanya untuk 20 hingga 25 menit pertama. Setelahnya kami bermain terlalu dalam. Mungkin kami khawatir pada ruang kosong yang terlihat,” tuntas pemain Chelsea tersebut.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)