BORDEAUX – Defender Timnas Spanyol, Gerard Pique, mengakui bahwa Kroasia sebagai kuda hitam di ajang Piala Eropa 2016 Prancis. Bahkan pemain 28 tahun itu mengatakan akan mempelajari hasil kekalahan yang diterima Spanyol dari Kroasia di laga terakhir penyisihan Grup D, Rabu 22 Juni 2016 dini hari WIB.
Spanyol yang diunggulkan pada pertandingan tersebut, nyatanya gagal menyapu bersih tiga laga di Grup D dengan kemenangan. Armada Vicente del Bosque harus menyerah 1-2 dari Kroasia.
La Furia Roja – julukan Timnas Spanyol – sejatinya mampu menguasai jalannya pertandingan. Bahkan pertandingan baru berjalan delapan menit, Spanyol sudah unggul melalui gol Alvaro Morata yang sukses memanfaatkan umpan Cesc Fabregas.
Terus menekan, Spanyol lupa dengan pertahanan mereka. Jelang akhir babak pertama, Nikola Kalinic sukses menyamakan kedudukan dengan memanfaatkan umpan silang Ivan Perisic. Lagi-lagi, Spanyol harus kecolongan di menit-menit akhir babak kedua. Ivan Perisic menjadi pahlawan kemenangan Kroasia dengan golnya.
“Secara keseluruhan kami mengontrol jalannya pertandingan dan saya tidak berpikir mereka lebih baik dari kami. Posisi (di fase gugur) akan lebih sulit. Mereka juga memiliki posisi yang sulit. Mereka sangat berbahaya dan kami akan mempelajari untuk mengatasi mereka,” jelas Pique, seperti dikutip dari Football Espana, Kamis (23/6/2016).
(Reza Wahyu Saputra)