MANCHESTER – Leicester City harus menunda selebrasi juara Premier League musim ini. Bertandang ke Old Trafford pada pekan 36 Premier League, Leicester hanya mampu meraih satu angka setelah bermain imbang 1-1 kontra Manchester United.
Alhasil, The Foxes harus melihat hasil laga antara Tottenham Hotspur kontra Chelsea untuk memastikan gelar juara. Jika Spurs gagal meraih kemenangan, Leicester dipastikan menjadi kampiun Premier League musim ini. Pertandingan antara Spurs dan Chelsea akan berlangsung di Stamford Bridge pada Selasa 3 Mei 2016 dini hari WIB.
Jalannya Pertandingan
Babak Pertama
Bermain di depan puluhan ribu pendukung setianya, United langsung menggebrak pertahanan Leicester untuk dapat meraih poin penuh. Hasilnya, pertandingan baru berjalan delapan menit, Setan Merah sudah unggul atas Leicester melalui Antony Martial.
Berawal dari serangan balik cepat, Antonio Valencia yang berhasil menyisir sisi kiri pertahanan The Foxes, melepaskan umpan lambung terukur ke dalam kotak penalti. Martial langsung melepaskan tembakan first time yang berhasil melewati celah kaki kiper The Foxes.
Tidak ingin melepaskan gelar juara yang sudah di depan mata, armada Claudio Ranieri gantian mengambil inisitif serangan. Tidak butuh waktu lama bagi Leicester untuk menyamakan kedudukan.
Memasuki menit 17, kapten The Foxes, Wes Morgan berhasil membuat Old Trafford terdiam dengan golnya. Melalui skema tendangan bebas, Drinkwater memberikan umpan ke kotak penalti yang langsung di sundul Morgan untuk menyamakan kedudukan.
Kedua tim silih berganti melancarkan serangan untuk memburu gol di babak pertama. Namun baik United maupun Leicester masih kesulitan dalam membongkar lini belakang masing-masing.
Empat menit jelang turun minum, Morgan kembali menebar ancaman ke United. Mendapat peluang dari sepak pojok, Fuchs yang maju sebagai algojo memberikan bola ke kotak penalti dan langsung disambut dengan sundulan oleh Morgan. Sayang sundulannya masih melenceng dari gawang United kawalan De Gea.
Babak Kedua
Seperti di babak pertama, United memulai interval kedua dengan langsung memberikan ancaman kepada tim tamu. Dua menit lepas turun minum, Martial kembali mendapat peluang, namun sepakannya masih melambung di atas mistar.
Leicester langsung memberikan serangan balik setelahnya melalui Shinji Okazaki. Berawal dari serangan balik cepat, Riyad Mahrez berhasil meloloskan diri dari kawalan para pemain bertahan United dan langsung memberikan umpan tarik ke kotak penalti. Sayang Okazaki gagal menyontek bola yang sudah berada di depan mulut gawang.
Kedua tim terus melancarkan serangan untuk membongkar pertahan masing-masing, namun aliran bola justru lebih banyak berkutat di lini tengah. Sampai pada menit 60, United baru bisa memberikan peluang guna kembali unggul atas Leicester.
Kali ini melalui Lingard yang melakukan penetrasi dari sisi kiri dan menerobos masuk ke kotak penalti. Sayang, tembakannya masih lemah dan dapat diantisipasi dengan baik oleh kiper Leicester.
Empat menit berselang giliran tim tamu yang memberikan tekanan kepada tuan rumah. Ulloa yang berhasil menyambut umpan matang Drinkwater dengan sundulannya. Sayang bola masih enggan masuk ke gawang United.
Petaka bagi Leicester hadir di menit 86. Drinkwater harus diusir wasit setelah menerima kartu kuning kedua. Sang pemberi assist tersebut melanggar Depay tepat di garis kotak penalti. Namun, tak ada gol lagi yang dapat dicetak kedua tim. Skor pun sama kuat 1-1.
Susunan Pemain
Manchester United: De Gea, Valencia, Smalling, Blind, Rojo, Carrick, Fellaini (Herrera 75’), Lingard (Mata 62’), Rooney, Martial, Rashford (Depay 82’)
Leicester City: Schmeichel, Simpson, Huth, Morgan, Fuchs, Mahrez (King 88’), Kanté, Drinkwater, Schlupp (Albrighton 77’), Okazaki (Gray 67’), Ulloa
(Reza Wahyu Saputra)