Top Score: Ungkapan Legendaris Johan Cruyff

Aditya Wahyutomo , Jurnalis
Jum'at 25 Maret 2016 09:01 WIB
Johan Cruyff (Foto: Twitter Johan Cruyff)
Share :

LEGENDA sepakbola Belanda dan Barcelona, Johan Cruyff telah berpulang pada usia 68 tahun, Kamis 24 Maret 2016 malam WIB. Ia menghebuskan nafas terakhirnya di kediamannya di Barcelona dengan dikelilingi oleh keluarganya.

Dirinya adalah sosok yang sangat akrab bagi sepakbola Belanda dan Barcelona baik sebagai pemain maupun sebagai pelatih. Sebagai pemain, Johan Cruyff menjadi sosok yang mengambil peran cukup besar dalam terciptnya sepakbola modern. Ia menjadi pemain sepakbola yang cerdas di lapangan dan memiliki teknik yang baik dalam menguasai lapangan.

Kariernya bersama dengan Timnas Belanda memang tidak terlalu baik. Prestasi terbesarnya di ajang Piala Dunia hanya membawa Belanda mencapai final pada Piala Dunia 1974. Saat itu Belanda harus mengakui ketangguhan Jerman Barat.

Setelah pensiun dari dunia sepakbola, mantan pemain Feyenoord dan Levante tersebut mencoba menjadi pelatih. Ia mengawali kariernya bersama dengan Ajax dan kemudian melatih Barcelona selama delapan musim sejak 1988.

Sebagai pelatih, dirinya telah mengoleksi empat gelar La Liga, satu gelar Copa del Rey, satu gelar UEFA Super Cup, dan satu gelar UEFA Champions League. Sementara selama menjadi pemain, dirinya pernah berjaya dengan meraih gelar Ballon d’Or sebanyak tiga kali.

Berikut ini kami sajikan beberapa kutipan yang pernah dilontarkan Johan Cruyff semasa hidupnya. Kutipan-kutipan tersebut membuat dirinya dinilai memiliki intelejensi tinggi dalam dunia sepakbola.

1. “Dalam beberapa kesempatan, mungkin saja saya abadi”.

Ungkapkan tersebut ia lontarkan ketika dirinya baru saja lolos dari masa kritis dalam menghadapi kanker. Cruyff memang beberapa kali mengalami kritis yang sempat membuat dirinya diprediksi akan meninggal dunia.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Bola lainnya