VALENCIA – Bermain di bawah teriknya matahari. Barcelona memenangi laga melawan tuan rumah Levante dengan skor 2-0 di jornada 23 La Liga. Kemenangan ini menguatkan posisi mereka di puncak klasemen dan menjauh dari kejaran Atletico Madrid dan Real Madrid.
Barcelona juga masih menyisakan satu laga tambahan melawan Sporting Gijon. Selain berbuah tiga poin, kemenangan ini juga bermakna spesial bagi Luis Enrique.
Pelatih Blaugrana merayakan 100 laga bersama Barcelona, dan menyamai rekor pendahulunya, Josep Guardiola. Enrique membawa Barcelona menyamai rekor tak pernah kalah selama 28 pertandingan di seluruh kompetisi yang sebelumnya dipegang Guardiola.
Jalannya Pertandingan
Babak Pertama
Terakhir Barcelona menang telak 7-0 dari Valencia di semifinal leg pertama Copa del Rey, sedangkan Levante hanya menang dua kali di lima pertandingan terakhirnya di seluruh kompetisi. Pelatih Barcelona, Luis Enrique menurunkan susunan pemain terbaiknya.
Di depan Enrique menurukan trisula terbaiknya yang berisikan Luis Suarez, Neymar, dan Lionel Messi. Dan di tengah ia melakukan perubahan strategi memainkan Andres Iniesta, Ivan Rakitic, dan Sergi Roberto. Tak ada nama Sergio Busquets di starting line up.
Tanpa kehadiran Busquets. Barcelona bermain tanpa satupun gelandang bertahan murni, karena Iniesta, Rakitic dan Roberto punya tipikal bermain gelandang box to box. Rajin menyerang menguasai bola dan membantu pertahanan.
Sementara Levante yang masih berada di posisi juru kunci mencoba realistis mengambil poin dari Barcelona meski bermain di depan pendukungnya sendiri. Satu-satunya harapan bagi mereka yakni penyerang yang didatangkan dari Fiorentina, Giuseppe Rossi.
Kans itu pun bisa saja terjadi jika melihat permainan Levante di 15 menit pertama. Mereka mampu mengimbangi Barcelona, sesekali menyerang dan bertahan solid dari lini tengah ke belakang, untuk membatasi pergerakan pemain Barcelona saat menyerang.
Gol yang dinanti fans Barcelona baru tercipta di menit 21. Serangan dibangun Barcelona di sisi kanan pertahanan, Iniesta memberi bola kepada Jordi Alba yang maju ke depan dan mengirim bola ke dalam kotak penalti. Kapten Levante, David Navarro coba menghalau bola, tapi bola justru terdefleksi masuk ke gawang Diego Marino. 1-0 Barca unggul.
Levante sedianya juga memiliki peluang untuk menyamakan kedudukan. Tapi mereka tidak tenang dalam mengakhiri peluang tersebut, hingga bola urung berbuah gol ke gawang Claudio Bravo.
Barcelona menguasai penguasaan bola hingga 62 persen, tapi Levante tidak mengendurkan konsentrasinya meski keboboblan satu gol, dan mereka bertahan solid menghadapi gempuran Barcelona. Skor 1-0 untuk keunggulan Barca pun bertahan hingga turun minum.