BERGAMO – Inter Milan gagal kembali ke puncak klasemen Serie A saat mengawali pekan 20 melawan Atalanta di Bergamo. La Beneamata mengakhiri laga dengan skor 1-1 dengan tuan rumah, dan gagal menggeser Napoli yang baru bermain melawan Sassuolo Minggu, 17 Januari 2016 dini hari WIB.
Jalannya Pertandingan
Babak Pertama
Giornata 20 Serie A dimulai dengan laga Atalanta kontra Inter Milan yang berlangsung di Stadio Atleti Azzurri d’Italia, markas yang dalam beberapa musim menjadi momok Inter. Pelatih Inter, Roberto Mancini menurunkan Mauro Icardi untuk berduet dengan Stevan Jovetic di lini depan dan mendapatkan sokongan dari trequartistas Adem Llajic.
Dari awal laga telah berlangsung sengit. Inter mengambilalih serangan tapi tuan rumah bermain lebih efektif memanfaatkan kecepatan Alejandro Gomez dalam mendukung penyerang sentral Gaetano Monachello.
Inter bahkan tertinggal lebih dahulu di menit 17 oleh gol bunuh diri Jeison Murillo. Bek berpaspor Kolombia itu bermaksud menepis bola hasil sepakan Boukary Drame dari luar kotak penalti, namun sentuhan ringannya justru membelokkan bola ke gawangnya sendiri. Samir Handanovic tak mampu menepisnya, 1-0 untuk Atalanta.
Tapi Inter berhasil membalasnya pada menit 25, gol juga sama bunuh diri. Kali ini Rafael Toloi mencoba memblok bola hasil tendangan keras Icardi, tapi Toloi juga mendefleksikan bola ke gawangnya sendiri. Marco Sportiello tak bisa berbuat banyak, skor kini menjadi 1-1.
Jual beli serangan terjadi di Bergamo. Inter terus menggempur pertahanan Atalanta, pun begitu dengan serangan balik berbahaya Atalanta, hal itu terlihat jelang akhir paruh pertama di mana sepakan keras Monachello dari dalam kotak penalti mampu ditepis Handanovic. Aksi tadi menjadi aksi terakhir babak pertama yang berakhir 1-1.
Babak Kedua
Atalanta mengambilalih intensitas serangan lebih awal di babak kedua ini. Bahkan Handanovic yang mengenakan topi karena matahari yang silau, kembali dipaksa melakukan penyelamatan gemilang. Kiper Slovenia menepis bola yang datang deras dari sepak pojok Atalanta.
Inter belum menunjukkan permainan meyakinkan sebagai tim yang terlibat kuda pacu persaingan scudetto. Serangan mereka terlalu terpaku kepada Jovetic dan Llajic hingga muda dipatahkan pemain Atalanta, skor masih 1-1 hingga menit 57.
Jika bukan karena Handanovic, gawang Inter bisa jadi kebobolan lebih banyak gol di babak kedua ini. Ia kembali melakukan penyelamatan gemilang dengan kakinya, menepis sepakan gunting Luca Cigarini dari dalam kotak penalti.
Mancini pun mengubah komposisi bermainnya dengan memasukkan Ivan Perisic menggantikan Fredy Guarin guna menaikkan intensitas serangan. Tapi Atalanta justru kian berbahaya dari serangan balik, laga masih berlangsung ketat hingga menit 66.
Jonathan Biabiany masuk menggantikan Alex Telles yang notabene bek kiri, Mancini mengubah formasi menjadi tiga bek demi meningkatkan daya gedor timnya, Atalanta. Namun masih solid bertahan hingga 15 menit jelang laga bubar.
Beranekaragam cara dilakukan Mancini untuk kembali mencetak gol termasuk memasukkan Rodrigo Palacio menggantikan Jovetic. Tapi hingga akhir laga tak ada gol yang tercipta di Bergamo dan skor berakhir dengan angka 1-1.
Susunan Pemain:
Atalanta: Marco Sportiello; Niccolo Cherubin, Andrea Masiello, Rafael Toloi; Boukary Drame, Jasmin Kurtic (Giulio Migliaccio 83’), Marten de Roon, Luca Cigarini, Andrea Conti (Gianpaolo Bellini 73’); Alejandro Gomez (Alessandro Diamanti 85’), Gaetano Monachello
Inter Milan: Samir Handanovic; Danilo D’Ambrosio, Joao Miranda, Jeison Murillo, Alex Telles (Jonathan Biabiany 70’); Gary Medel, Fredy Guarin (Ivan Perisic 58’), Marcelo Brozovic, Adem Llajic; Mauro Icardi, Stevan Jovetic (Rodrigo Palacio 84’)
(Arief Hadi Purwono)