“Gerrard tampak frustrasi menyaksikan penampilan kami di babak pertama, di mana kami tidak membuat tekel. Terlepas dari hal itu, dia pemain yang sangat kompetitif dan selalu berambisi membantu tim,” sambung mantan pelatih Swansea City itu.
Sang pemain sendiri sudah mengatakan permintaan maafnya di hadapan publik. Dalam komentarnya, gelandang berusia 34 tahun itu menyadari bahwa ia tak seharusnya melakukan tindakan tersebut.
“Setidaknya dia seorang pria sejati yang datang dan meminta maaf. Tentu saja dalam sebuah pertandingan besar, Anda menderita ketika harus bermain dengan 10 pemain melawan 11. Dan rasa hormat yang besar untuk para pemain yang berada di sana dan terus berjuang,” tuntasnya.
(Rintani Mundari)