LIVERPOOL – Derby dengan gengsi dan tensi panas antara duo Merseyside Biru dan Merah harus berakhir antiklimaks tanpa gol. Pun begitu, kedua kubu ini justru mengungkap kepuasan hasil sebutir poin, pada matchday ke-24 Premier League, Minggu (8/2/2015) dini hari.
Baik tuan rumah Everton maupun Liverpool, gagal melesakkan satu pun gol dari sejumlah peluang yang jadi sajian di Goodison Park.
Meski posisi The Reds tak terangkat dari posisi tujuh klasemen, gaffer Brendan Rodgers mengaku cukup puas, terlebih dengan performa para pemain muda macam Jordon Ibe.
“Saya rasa performa kali luar biasa sepanjang pertandingan. Anda takkan tahu kekuatan tim jika tak menempatkan seorang pemain muda dan melihat bagaimana dia bermain,” ujar Rodgers kepada Sky Sports, Minggu (8/2/2015).
“Jordon Ibe baru menginjak usia 19 tahun pada Desember lalu. Tapi dia mampu menampilkan performa yang lebih baik di setiap kalinya. Kami punya banyak talenta Inggris di tim kami,” tambahnya.
“Kami masih berusaha bersaing (kembali ke Big Four) dan berada dalam posisi bagus. Penting buat kami mendapatkan sesuatu (satu poin). Tingkatan performa kami dalam level yang tinggi,” imbuh Rodgers lagi.
Setali tiga uang dengan Rodgers, arsitek Everton, Roberto Martínez juga setidaknya mensyukuri perolehan satu angka di kandang sendiri. Kendati gagal mengamankan angka sempurna, Martínez melihat sisi positif timnya, terutama di lini belakang yang sukses menahan beragam gempuran berbahaya seteru abadinya itu.
Martínez juga puas hasil imbang nirgol kontra Liverpool (Foto: AFP)
“Kami ingin lebih baik di tiap lini. Penting untuk menjaga clean-sheet, tapi di saat yang sama kami juga ingin menciptakan peluang dan mencetak banyak gol,” timpal Martínez.
“Saya pikir laga ini merupakan pertarungan taktik yang menarik di lapangan. Kedua tim saling-berganti menyerang. Anda bisa lihat bahwa satu gol bisa saja terjadi di antara kami. Saya sangat puas dengan performa tim,” lanjut pelatih kelahiran Balaguer (Spanyol) 41 tahun silam itu.
“Ketika Ross Barkley tampil, dia membawa fokus permainan tim lebih baik. Kami mendapati ujian berat dari sisi taktik, namun kami mampu bertahan dengan sangat bagus,” tuntas Martínez.