JERUSALEM – Pelatih tim nasional Italia U-21 Devis Mangia paham bahwa status timnya hanyalah underdog saat bersua Spanyol di final Euro U-21. Azzurrini tak keberatan dengan predikat tersebut. Mereka bahkan bertekad memutarbalikan ramalan.
Modal juara Euro U-21 lima kali—terbanyak di ajang tersebut—adalah pertahanan yang kokoh. Marco Verratti cs. baru kebobolan satu gol sepanjang Euro U-21, paling sedikit kedua setelah Spanyol.
“Spanyol tim yang hebat. Saya tak keberatan jika mereka menjadi favorit,” kata Mangia kepada UEFA.
“Bagaimanapun, besok kita akan memulai pertandingan dengan 0-0 dan 11 pemain di masing-masing tim. Saya kira Spanyol takkan menjaga pemain seperti Verratti, mengingat mereka bermain lebih individual. Selain itu, bisa saja pemain lain yang justru mencuat,” terang Mangia.
“Kami akan bermain sebagai unit seperti yang biasa kami lakukan. Kemarin, saya melihat ke dalam mata para pemain dan paham mereka tak puas hanya mencapai final. Seluruh pemain siap berkontribusi dan akan berbuat sebaik mungkin. Tak ada keraguan soal hal ini,” tegas eks pelatih Palermo itu.
“Italia punya peluang untuk menang karena di masa lalu dalam kompetisi yang berbeda tim yang tak difavoritkan biasanya menang. Kesempurnaan tak ada dalam sepakbola. Kami punya sumber daya taktik dan teknik yang memadai,” cetus pria 38 tahun ini.
Perbarui informasi sepakbola Anda di @bola_okezone
(Auzan Julikar Sutedjo)