Heynckes: Kembali ke Madrid? Saya Sudah 68 Tahun!

Achmad Firdaus, Jurnalis
Jum'at 03 Mei 2013 21:09 WIB
Jupp Heynckes (Foto: Reuters)
Share :

MADRID - Jupp Heynckes berpotensi menutup musim ini dengan gemilang. Pelatih kawakan Jerman berpotensi mengantar Bayern Munich menyabet treble winners musim ini.

Heynckes sejauh ini sudah memastikan gelar Bundesliga yang diraih ketika kompetisi masih menyisakan enam laga. Dua trofi lainnya berpeluang didapat pada final DFB Pokal kontra Stuttgart dan piala paling prestisius, yakni Liga Champions di mana Die Roten akan melakoni All Germans Final kontra Borrusia Dortmund di Wembley, 26 Mei mendatang.

Pencapaian gemilang ini sontak membuat Heycknes dibidik banyak klub Eropa, dan Real Madrid merupakan salah satunya. Sayang, ambisi El Real membawa kembali Heynckes ke Santiago Bernabeu tak mungkin terealisir karena sang pelatih sudah bulat dengan keputusannya untuk pensiun pada akhir musim ini.

“Saya berusia 68 tahun pada 9 Mei mendatang. Diantara bermain dan melatih, saya sudah menjalani 50 tahun di sepakbola dan sudah sepantasnya ada masa di mana saya merasa cukup. Lagipula, Madrid juga belum mengontak saya,” ujar Heynckes menjawab ketertarikan El Real sebagaimana dikutip MARCA.

“Tim saya menampilkan permainan kelas wahid sepanjan musim ini, jadi, logis apabila media berspekulasi tentang masa depan saya. Tapi, semua itu tidak akan mengubah keputusan saya setelah 1 Juni (mundur dari sepakbola),” sambungnya.

Heynckes mengawali karier sepakbolanya sebagai pemain pada 1963. Berposisi sebagai striker, pria kelahiran Moenchengaldbach, Jerman, ini mengemas total 243 gol dalam 394 laga bersama dua klub yakni, Borussia Moenchengladbach (1963-67 & 1970-78) serta Hannover 96 (1967-1970).

15 tahun berkarier sebagai pemain, Heynckes memulai petualangannya sebagai pelatih pada 1979. Moenchengladbach menjadi klub yang pertama dibesutnya. Sepanjang perjalanannya, pelatih dengan nama asli Josef Heynckes ini sudah melatih 11 klub berbeda, di mana Real Madrid juga sempat merasakan sentuhan tangan dinginnya pada periode 1997-1998.

Semusim di Bernabeu, Heynckes sukses memberikan dua trofi juara yakni, Supecopa de Espana dan yang paling prestisius, trofi Liga Champions 1997/1998.

(Achmad Firdaus)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Bola lainnya