Secara Moral, Suarez Hancur dan Tak Bahagia

Fitra Iskandar, Jurnalis
Kamis 25 April 2013 13:19 WIB
Luis Suarez.(foto:Reuters)
Share :

LIVERPOOL - Sanksi 10 laga yang diberikan Federasi Sepakbola Inggris (FA) menghancurkan mental Luis Suarez. Akibatnya, striker Uruguay ini tidak betah lagi berlama-lama di Anfield.
 
“Saya tidak bahagia, karena ini bisa merusak mimpi saya untuk dikenal sebagai penyerang terbaik di Inggris tahun ini,” ucap Luis Suarez, seperti dikutip The Sun.
 
Suarez musim ini kembali menunjukkan kelasnya sebagai striker papan atas di Premier League. Suarez menyarangkan 23 gol dari 33 penampilan. Sebelum Robin van Persie (24 gol) mencetak hattrick saat menghadapi Aston Villa, Suarez ialah top skor Premier League.
 
Tapi rekor golnya dipastikan terhenti dengan jatuhnya hukuman tersebut.Padahal, Liverpool masih memiliki empat pertandingan tersisa di musim ini.
 
Lamanya larangan tampil akan membuat Suarez diparkir hingga akhir musim plus enam pertandingan di awal musim depan. Saksi ini cukup berat bagi Suarez. Keluarganya mengatakan bahwa Suarez benar-benar kecewa dengan situasi ini.
 
“Saya bukan pemain yang suka kekerasan. Apa yang terjadi dengan Ivanovic benar-benar instingtif dan saya sangat menyesal,” kata Suarez.
 
Hukuman ini membuat daftar panjang noda karier Suarez. Sebelumnya, dia dikenai larangan tampil delapan laga karena kasus rasial dengan Patrice Evra pada 2011 lalu, dan ketika di Liga Belanda pada 2010, Suarez dikenai hukuman tujuh laga juga karena menggigit pemain lain.

(Fitra Iskandar)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Bola lainnya