MADRID – Galatasaray punya impian dengan menorehkan tinta emas baru dalam sejarah klub dan pelatih Fatih Terim, sebelumnya berniat menjadi pembesut yang membawa tim “Singa Dua Benua” itu ke semifinal Liga Champions. Tapi target itu bak mustahil ditunaikan musim ini.
Sedianya musim ini pun Terim membawa kebanggaan tersendiri, ini kali pertama dalam 24 tahun belakangan, Galatasaray mencapai perempatfinal. Tetapi tim asal Turki itu mesti menelan pil pahit akibat ditundukkan 0-3 pada leg pertama, dini hari tadi.
Aslan – julukan Galatasaray, bahkan sudah menerima “hadiah selamat datang” di Bernabeu dengan gol cepat Cristiano Ronaldo di menit kesembilan. Disusul gol kedua lewat kaki Karim Benzema, 20 menit berselang. Keterpurukan Galatasaray pun ditutup gol ketiga Gonzalo Higuaín yang berangkat dari bangku cadangan.
“Dari kerja keras kami dan latihan ketat sebagai persiapan, kami tak menyangka bisa kejebolan sebanyak ini,” ungkap Terim, kepada SkySports, Kamis (4/4/2013).
“Tak seharusnya Anda melakukan banyak kesalahan pada laga seperti ini. Real Madrid memang dominan dan saya bisa terima itu,” tutup juru taktik berusia 59 tahun tersebut.
(Randy Wirayudha)