TF: Cuma Ada Satu Timnas & Satu Liga

Anang Fajar Irawan, Jurnalis
Jum'at 28 Desember 2012 16:21 WIB
Rita Subowo (Foto: Koran SI)
Share :

JAKARTA - Hari ini (28/12/2012), Gugus Tugas (Task Force) mengadakan pertemuan dengan APPI (Asosiasi Pemain Profesional Indonesia) di Kantor Kementerian Negara Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Jakarta.
 
Dalam pertemun tersebut, pihak Gugus Tugas diwakili oleh Rita Subowo dan Djoko Pekik, sementara dari pihak APPI, hadir beberapa pemain seperti Ponaryo Astaman, Bambang Pamungkas, Kurniawan Dwi Julinto, Ahmad Bustomi, dan CEO APPI, Valentino Simanjuntak.
 
Ketua TF, Rita Subowo, mengatakan, pertemuan ini dimaksudkan untuk menjawab kegelisahan para atlet terkait kisruh antara PSSI dan KPSI. Rita juga menjelaskan kepada APPI, Task Force dibentuk bukan untuk mengambil alih kewenangan apa pun dalam sepakbola, melainkan berperan sebagai mediator antara pihak yang bersitegang, serta mengupayakan agar sepakbola kembali menjadi satu kompetisi dan satu kepengurusan.
 
"Dalam sepakbola, harus ada satu kompetisi, satu kepengurusan. Timnas harus cuma ada satu, tidak ada timnas A,B, atau C. Kabar yang beredar mengenai adanya timnas lebih dari satu, itu tidak benar. Dan itu tidak boleh terjadi," ucap Rita kepada wartawan, Jumat (28/12/2012).
 
Rita juga ingin kedatangan wakil AFC bisa menjadi titik terang bagi kondisi persepakbolaan Indonesia yg saat ini sedang kurang kondusif. Dengan adanya rekonsiliasi antara PSSI dan KPSI yang terjadi di awal tahun, diharapkan sepakbola Indonesia terhindar dari sanksi.
 
"Tanggal 10 (Januari) AFC datang. Kami akan berupaya meminta AFC memberi solusi terbaik, bukan hanya berbicara mengenai sanksi FIFA," ujar wanita yang juga Ketua KOI ini.
 
Sementara itu, saat ditanya tentang masih adanya dualisme liga, anggota Gugus Tugas lainnya, Djoko Pekik memberikan sedikit gambaran tentang sistem liga ke depan dengan mengambil kesepakatan Joint Committee.
 
"Konsep liga yg dipegang joint committe adalah, tahun depan, liga akan tetap berjalan dua. Tapi, tahun 2014, liga akan menjadi satu. Begitu kira-kira rencananya," jelas Djoko.
 
Mengenai rencana tersebut, Djoko menegaskan posisi Gugus adalah sebagai pengawal, dan sama sekali tidak melakukan sebuah intervensi. Dia pun mengamini pernyataan Rita Subowo tentang kewenangan Gugus Tugas.
 
“TF bukan hakim untuk menentukan keputusan. TF hanya ingin menjadi mediator demi sepakbola yang sehat,” pungkasnya.
 

(Windi Wicaksono)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Bola lainnya