Fans Udinese "Terjebak" Sendirian di Kandang Sampdoria

Anang Fajar Irawan, Jurnalis
Rabu 12 Desember 2012 11:18 WIB
Arrigo Brovedani sedang Menyaksikan Udinese Bertanding Seorang Diri di kandang Sampdoria (Foto: ist)
Share :

GENOA – Saat sebuah pertandingan sepakbola digelar, umumnya para suporter akan datang berbondong-bondong menuju Stadion, baik dari pendukung tim tuan rumah, maupun tim tamu. Tapi, pemandangan seperti itu tidak terlihat saat Sampdoria menjamu Udinese di markas mereka, Stadio Comunale Luigi Ferraris.
 
Salut! Mungkin itu adalah kata yang paling tepat untuk menggambarkan apa yang dilakukan Arrigo Brovedani, pendukung Udinese yang juga berprofesi sebagai penjual anggur. Dia adalah satu-satunya suporter Udinese yang menyaksikan laga melawan Sampdoria pada giornata ke-16 Serie A, Selasa (11/12/2012).
 
Dalam laga tersebut Udinese berhasil mempermalukan tim tuan rumah, Sampdoria, dengan skor 2-0. Gol dicetak Danilo pada menit 17’ dan Antonio Di Natale 28′. Arrigo Brovedani mengungkapkan perasaannya merayakan sendirian kemenangan klub yang didukungnya tersebut.
 
“Ini tidak mudah karena saya harus membeli "paspor fan" untuk mendapatkan tiket pertandingan tandang dan itu membutuhkan waktu 18 hari. Jadi saya menulis surat kepada Sampdoria untuk memastikan segalanya akan baik-baik saja dan mereka sangat membantu,” ujarnya seperti dilansir Udinetoday.it, Rabu (12/12/2012).
 
“Saya melakukan perjalanan ke Genoa, dan sesampainya di stadion, saya menyadari hanya saya satu-satunya fan Udinese di sana. Kemudian salah satu panitia bertanya apakah saya ingin duduk di tribun utama, tapi saya memilih berada di ujung, sesuai tiket yang saya punya.”
 
Brovedani pun mendukung sendirian di antara bangku-bangku kosong dengan membawa bendera Udinese yang menurut pengakuannya memang selalu ada di dalam mobilnya.
 
Pria gondrong ini pun tak perlu takut intimidasi supporter tuan rumah. Dia justru mendapat perlakuan bersahabat dari para pendukung tim berjuluk Il Samp.
 
Saat Udinese mencetak gol, para suporter Sampdoria justru memberi aplaus kepada Brovedani sebagai ucapan selamat. Setelah pertandingan, pihak klub Sampdoria, juga memberikannya sebuah topi dan jersey tim sebagai cendera mata.
 
“Pada saat peluit tanda pertandingan berakhir, para pendukung Samp mendatangi dan menawarkan minum, memuji semangat saya. Saya tidak tahu kapan pertandingan tandang berikutnya untuk saya. Untuk sekarang saya berkonsentrasi untuk bekerja dan melanjutkan perjalanan keliling Italia,” tutupnya.

(Achmad Firdaus)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Bola lainnya