BARCELONA - Pelatih Barcelona, Tito Vilanova, menyebut El Barca lebih berani dari Real Madrid dalam kebijakan menurunkan pemain mudanya. Pernyataan Vilanova tersebut secara tak langsung menyindir akan kebijakan pelatih El Real, Jose Mourinho.
Seperti diketahui, Los Blancos kini tengah dilanda krisis pemain belakang (Álvaro Arbeloa, Marcelo dan Fábio Coentrão). Namun, Mou lebih memilih Michael Essien ketimbang menurunkan defensor muda, Nacho Iglesias atau Jorge Casado saat menang 4-1 atas klub Divisi Segunda, Alcoyano pada leg pertama babak 32 besar Copa del Rey
Keputusannya tersebut pun memicu banyak kritik dari beberapa pihak, salah satunya dari Bernd Schuster. Mantan entrenador El Real itu menilai Mourinho enggan mempromosikan atau dengan kata lain menganaktirikan pemain binaan akademi Real Madrid Castilla.
Tentunya, keputusan pelatih asal Portugal tersebut berbanding terbalik dengan rival abadi klubnya, Barcelona. Seperti diketahui, Blaugrana kerap memainkan para lulusan akademi La Masia.
Bahkan, akademi milik El Barca tersebut selalu mencetak pemain-pemain bintang dan menjadi salah satu kunci rahasia Barca dalam menciptakan skuad yang hebat. Oleh karena itu, Vilanova berani mengatakan bahwa El Real tak percaya akan pemain mudanya.
“Mengapa Madrid kekurangan pemain akademi? Saya hanya ingin mejelaskan cara kerja kami. Ini semua soal keberanian kami memberikan kesempatan bermain kepada para pemain muda,” ujar Vilanova, seperti dilansir Marca.
(Muhammad Indra Nugraha)