PORTO - Ada pemandangan yang cukup menarik perhatian dalam laga antara FC Porto kontra Paris Saint Germain, dini hari tadi. Yaitu, kemarahan Ezequiel Lavezzi karena hanya dimainkan selama tujuh menit.
Dalam laga yang dimenangkan 1-0 oleh Porto itu, Lavezzi terlihat begitu marah saat pelatih Carlo Ancelotti menariknya keluar padahal baru bermain tujuh menit. Lavezzi pun meluapkan kemarahannya dengan menendang peti botol minuman di pinggir lapangan.
Lavezzi memang turun sebagai pemain pengganti untuk menggantikan Jeremy Menez pada menit ke-73. Namun, di luar dugaan Ancelotii malah kembali menariknya keluar dan memasukan Javier Pastore.
Alhasil, keduanya pun langsung dikabarkan tengah bersitegang. Namun, Ancelotti membeberkan alasan terkait keputusannya tersebut.
“Soal Lavezzi? Ia memiliki masalah pada ototnya. Ia tak dapat terus kita mainkan, sehingga saya memilih untuk menariknya,” ujar Ancelotti kepada Sky Sport Italia, Kamis (4/10/2012).
Terlepas dari masalah tersebut, Ancelotti tetap mengeluhkan hasil buruk yang diraih oleh pasukannya di matchday kedua ini. “Pertandingan cukup menarik. Kami mendapatkan beberapa peluang dan serangan balik,” katanya.
Hal senada juga disampaikan oleh kapten PSG, Mamadou Sakhou. “Porto bermain baik. Kami kecewa tak memainkan pertandingan yang kami harap bisa bisa jadi hebat pada malam ini,” pungkas Sakhou.
(Muhammad Indra Nugraha)