Lawan JMFC, Timnas U-22 Coba Evaluasi Serangan

Decky Irawan Jasri, Jurnalis
Selasa 04 September 2012 21:57 WIB
Share :

JAKARTA - Tim nasional (timnas) U-22 siap memperbaiki berbagai kesalahan dalam laga uji coba kontra Jakarta Matador FC (JMFC) di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, nanti malam. Timnas Muda Merah Putih, sejauh ini dinilai masih kurang baik dalam proses penyelesaian akhir.
 
Seperti yang disampaikan asisten pelatih timnas U-22, Widodo C Putro, kendala yang masih dialaminya saat ini ada dilini depan. Menurut prlatih yang juga mantan punggawa timnas Merah Putih era 1990 ini menerangkan, jika sejauh ini lini depan timnas U-22 masih dalam proses pembenahan.
 
Agung Supriyanto dkk masih dinilai belum efektif dalam mengatur ritme penyerangan. Hal itu masih terlihat bermasalah menurut Widodo, walau timnas muda Merah Putih berhasil memukul UMS lima gol tanpa balas dalam laga uji coba perdana.
 
"Uji coba kedua ini menjadi begitu penting bagi kami. Apalagi ada beberapa hal yang harus dievaluasi dalam laga uji coba perdana. Kami melihat, dalam uji coba perdana dalam segi penyerangan masih terkesan sporadis," ungkap Widodo, saat dihubungi HATTRICK, kemarin.
 
Dan untuk memperbaiki sisi penyerangan timnas muda Merah Putih, Widodo dan pelatih kepada Aji Santoso, mematangkan tim dalam proses penyerangan. Untuk itulah, Widodo berharap setelah ada evalusi timnas muda Merah Putih bisa tampil lebih meyakinkan dilaga uji coba kedua.
 
"Dalam latihan tadi pagi (kemarin), coach Aji berusaha memompa tim dalam menyerang. Mudah-mudahan setelah ada evaluasi tersebut, pada laga uji cona kedua nanti para pemain bisa mengerti bagaimana cara bermain yang baik," papar Widodo.
 
Sementara itu, General Manajer JMFC Heru Pujihartono, menegaskan diberikan kesempatan untuk berujicoba dengan timnas U-22 adalah satu kehormatan. Dan menurut Heru, kesempatan ini pun akan coba dimanfaatkan sebagai ajang pembuktian jika JMFC memang layak sebagai lawan uji coba timnas U-22.
 
"Bermain dengan timnas tentu jadi suatu kebanggaan tersendiri bagi tim kami. Matador merasa tersanjung tentu dijadikan lawan uji tanding bagi timnas. Dan kami pun, akan mengambil kesempatan ini sebagai momen bahwa kami memang pantas jadi lawan uji coba timnas," jelas pria yang juga atlet kareta nasional tersebut.
 
JMFC sendiri memang dikenal sebagai salah satu klub lokal Jakarta yang begitu diperhitungkan sepak terjangnya. Walau baru ambil bagian di kompetisi Divisi III, JMFC mampu mencuri perhatian karena terus intens berlatih, walau kompetisi Divisi III sendiri belum jelas kapan untuk digulirkan.
 
"Soal kekuatan tim kami, saya merasa tim JMFC tidak mempunyai satu atau dua pemain yang terlihat menonjol. Bagi kami, kerja sama tim adalah yang utama. JMFC selalu berusaha menunjukan permainan maksimal lewat kerja sama tim yang solid," tandas Heru.

(Randy Wirayudha)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Bola lainnya