WARSAWA – Di antara empat semifinalis Euro, Jerman mungkin kontestan dengan tingkat kepercayaan diri tertinggi. Stürmer (penyerang) Lukas Podolski mengungkapkan bahwa segenap skuad Jerman menjulangkan optimisme ke langit tertinggi.
Laga terakhir Der Panzer (di perempatfinal) yang berakhir dengan kemenangan, 4-2 dari Yunani, merupakan kemenangan ke-15 berturut-turut Jerman. Podolski ingin timnya memanfaatkan momentum ini untuk melibas lawan manapun yang memisahkan mereka dengan tangga juara Euro.
“Kepercayaan diri dan mental Jerman sangat tinggi setelah melihat bagaimana perjalanan kami sepanjang turnamen ini. Saya melihat semua laga kami dan mengetahui satu hal. Tak ada satu pun lawan yang membuat kami gentar di turnamen tahun ini,” tutur Podolski pede.
“Sepakbola modern sangat cepat dan agresif – persis seperti permainan Jerman. Jadi jika nantinya final akan diperjuangkan kami dan Spanyol, kami akan senang dan yakin bahwa kami bisa menang. Tapi kita harus menunggu. Pertama-tama, kami dan mereka harus memenankan semifinal,” tambahnya seperti disitat Soccerway, Rabu (27/6/2012).
Bomber berjuluk Prinz Poldi itu tak menjadi starter ketika Die Nationalelf melaju ke semifinal usai mengalahkan Yunani. Tapi Poldi tak merasa kecewa. Baginya segala keputusan ada di tangan pelatih. Ego tak punya peran besar di kepala Poldi karena kepentingan tim adalah prioritas utama.
“Saya takkan protes ataupun kecewa. Tak ada perselisihan yang terjadi, kan? Pelatih ingin mencoba memainkan pemain lain dan mereka bermain baik. Yang terbaik bagi tim adalah hal terpenting. Kami menang dan sisanya tak menjadi masalah,” sambung pemain yang baru saja merampungkan transfernya ke Arsenal.
“Tentunya kali ini (semifinal vs Italia) saya ingin bermain dan mungkin pelatih hanya menyimpan tenaga saya untuk semifinal ini. Siapa tahu? Saya hanya akan berlatih keras dan menunjukkan bahwa saya siap. Apapun yang terjadi, saya tak sabar menantikan laga di Warsawa. Kami akan siap menghadapi mereka,” pungkas Poldi.
(Randy Wirayudha)