WARSAWA – Berkat raihan prestasinya, pelatih berjuluk The Special One digadang-gadang sebagai salah satu entrenador terbaik di dunia. Salah satu prestasi terbaiknya adalah mempersembahkan trofi liga pada empat kompetisi berbeda (FC Porto, Chelsea, Internazionale, dan Real Madrid).
Namun, gelandang Barcelona Xavi Hernandez justru menyatakan bahwa torehan Mourinho masih berada di bawah mantan pelatihnya Pep Guardiola. Selama empat musim, Guardiola berhasil mempersembahkan 14 trofi untuk Blaugrana. Xavi yakin bahwa pelatih asal Portugal tersebut akan selalu berada di balik bayang-bayang Guardiola.
“Nama Mourinho tidak akan tercatat dalam sejarah sepakbola! Bagi saya yang terbaik ialah Guardiola, dalam empat musim dia telah memimpin klub. Ia sukses merevolusi sepakbola,” kata Xavi, seperti dilansir Goal, Jumat (8/6/2012).
“Sebagai contoh, Chelsea menjadi jawara Liga Champions musim ini. Namun, Barca tetap menjadi acuan dalam dunia sepakbola,” sambungnya.
Mourinho memulai kariernya dengan melatih Benfica pada musim 2000 lalu. Kemudian bergabung dengan Leira (2001-02), Porto (2002-04), Chelsea (2004-07), Internazionale (2008-10), dan Real Madrid (2010- sekarang).
(Fitra Iskandar)