MADRID – Just let go and Move on…, sejatinya kalimat singkat itulah sebagai kesimpulan pesan José Mourinho kepada para fans Chelsea dan Inter Milan, yang mulai kembali meneriakkan dan menyanyikan namanya di Giuseppe Meazza dan Stamford Bridge.
Para Headhunters – julukan fans Chelsea, mulai kembali mengumandangkan nama Mourinho lagi, ketika Chelsea kembali tampil seperti yang tak diharapkan, di laga Piala FA melawan Birmingham City, akhir pekan kemarin.
Arsitek André Villas-Boas hanya bisa tertunduk, usai hampir dipermalukan Birmingham. Beruntung, The Blues mampu menyeimbangkan kedudukan 1-1 hingga akhir laga, dan harus memainkan partai kedua.
Di tahan tim medioker asal divisi Championship di kandang sendiri, terasa seperti tamparan lanjutan setelah sederetan hasil buruk Chelsea di Premier League. Sejumlah Headhunters pun mulai gerah dan kembali terkenang masa-masa jayanya bersama The Special One, musim 2004 hingga 2007.
Hal yang serupa pun terjadi pada Interisti – fans fanatik Inter Milan. Ribuan Interisti juga mengumandangkan nama Mou, setelah La Beneamata menerima aib kedua, dikalahkan 0-3 oleh Bologna, di Giuseppe Meazza, Sabtu pekan lalu.
Kumandang nama Mou seolah melabrak hasil buruk yang dicapai Allenatore anyar mereka, Claudio Ranieri. Padalah sebelumnya, Ranieri amat diharapkan untuk kembali mengangkat reputasi Inter setelah terpuruk di awal musim ketika masih dibesut Gian Piero Gasperini.
Mou pun sejatinya prihatin, tapi Entrenador nyentrik itu hanya bisa mendoakan dan menyerukan pada Headhunters dan Interisti untuk tetap berada di belakang tim dan pelatih mereka. Sementara, dirinya mesti tetap fokus bersama Real Madrid yang kini masih memuncaki klasemen dan dalam pengejaran trofi Eropa ke-10 mereka.
“Pesan saya kepada para fans adalah, saya sangat mencintai Chelsea dan Inter, tapi saya ingin mereka mendukung tim dan pelatih mereka masing-masing,” jelas Mou, sebagaimana disadur Football Buster, Senin (20/2/2012).
“Saya hanya masa lalu, masa lalu yang indah. Tapi saya tak lagi bersama mereka, dan mereka harus saling bahu-membahu untuk bisa bangkit,” tuntasnya.
(Randy Wirayudha)