DOHA – Selesai melontarkan pujian atas kemenangan yang diperoleh tim asuhannya dari tangan Irak, Holger Osieck yang menukangi Australia langsung mengalihkan perhatian ke laga krusial di partai semifinal kontra Uzbekistan.
Osieck tahu, Uzbekistan menjadi salah satu kandidat peraih mahkota Piala Asia mencermati sepak terjang fantastisnya di babak penyisihan grup. Bahkan, tim arahan Vadim baramov itu keluar sebagai pemuncak klasemen grup A. Lanjut di putaran perempatfinal, Uzbekistan menumbangkan Jordania dengan skor tipis 2-1.
Berkaca dari rapor berkilau Uzbekistan, Osieck pun mewanti-wanti kepada anak asuhnnya, segera melupakan euforia kesuksesasan kontra Irak. “Itu dua langkah di depan,” tegas Osieck di situs resmi Piala Asia, Minggu (23/1/2011)
"Saya senang dengan kinerja tim. Kami menunjukkan karakter besar dalam game ini, Pertandingan berikutnya versus Uzbekistan sedang menunggu, saya melihat mereka sebagai tim yang bagus juga, mereka memainkan gaya sepakbola yang berbeda dan itu akan menjadi tantangan yang berbeda pula,” tutur Osieck memetakan kekuatan Uzbekistan, tim oposisi yang Australia hadapi di semifinal nanti.
“Pertama kami harus mengisi ulang baterai kemi. Baru kami melihat pertandingan lawan Uzbekistan. Ini merupakan sasaran berikutnya dan saya tidak mau melihat jauh dari itu,” tutup Osieck yang enggan memasang target Australia keluar sebagai kampiun Piala Asia 2011.
(Fetra Hariandja)