SOFIA – Pelatih Bulgaria tidak ingin mengambil keuntungan secara tidak fair dari Wayne Rooney, yang terkenal temperamental.Mereka tidak tertarik memprovokasi Rooney untuk bermain kasar di lapangan.
Saat pertandingan nanti, Bulgaria bisa memanfaatkan kelemahan Wayne Rooney dengan membuat tembok kokoh di barisan pertahanan sehingga sulit ditembus striker Manchester United ini.
Jika frustasi, tidak menutup kemungkinan Rooney bakal mudah terpancing emosi sehingga melakukan tindakan kasar yang membuat wasit mengeluarkan kartu yang berujung pada kerugian Inggris.
“Jika Rooney gugup karena kesulitan mencetak gol dan bermain kasar dia harus dihukum. Tapi itu tugas wasit. Rooney punya skill yang hebat, kami akan melatih para pemain untuk bisa menghentikannya di lapangan, dan tidak memprovokasinya. Itu bukan gaya Bulgaria. Kami datang untuk bersaing sehat,” kata pelatih Bulgaria Stanimir Stoilov, seperti dikutip tribalfootball, Jumat (3/9/2010).
Tanpa menghitung golnya dari titik putih ketika United berhadapan dengan West Ham pekan lalu, Rooney mengalami paceklik gol dari 14 pertandingan terakhir. Kondisi ini bisa menjadi beban tersendiri bagi Rooney saat tampil melawan Bulgaria nanti malam.
Selain dikenal memiliki skill dan kecepatan di atas rata-rata, Rooney terkenal temperamental dan kerap bertindak agresif bila bermain di bawah tekanan.
Saat melakoni laga uji coba menjelang Piala Dunia melawan klub lokal Platinum Stars, Rooney kedapatan memaki wasit dengan kata kotor, karena tidak terima diganjar kartu kuning. Tapi di akhir pertandingan dia meminta maaf dan menghadiahkan kaosnya kepada wasit Jeff Selogilwe
Ketika melawan Aljazair di penyisihan grup Piala Dunia 2010, Rooney mengulangi kecerobohannya dengan memaki fans meski dia kembali meminta maaf dan mengaku hanya bereaksi spontan.
(Fitra Iskandar)