PARIS - AC Milan bisa jadi bakal menyesali keputusan melepas gelandang muda Yoann Gourcuff dari San Siro. Bersama jawara Prancis Girondins de Bordeaux, prestasi Gourcuff semakin mengilap. Dia bahkan sukses menyabet gelar Pemain Terbaik Prancis 2009.
Â
Hal itu dilansir situs resmi Ligue 1, Rabu (16/12/2009) waktu setempat. Gourcuff yang juga menyandang gelar Pemain Terbaik Ligue 1 2008/2009 dinilai menunjukkan performa konsisten sepanjang tahun ini.
Â
Kebanggaan Bordeaux tidak berhenti di sana. Sang pelatih, Laurent Blanc, pun dinobatkan sebagai pelatih terbaik asal Prancis. Blanc dan Gourcuff memang menjadi kunci keberhasilan Les Girondins merengkuh tahta tertinggi liga Prancis.
Â
Peran gelandang 23 tahun untuk Bordeaux memang tidak bisa dipungkiri. Selain menyumbangkan sejumlah assist berharga, Gourcuff tercatat telah mencetak empat gol dalam kompetisi Ligue 1 dari 13 pertandingan.
Â
Atas penampilannya itu, Gourcuff sukses mengungguli senior-seniornya seperti Nicolas Anelka (Chelsea), Thierry Henry (Barcelona), dan kiper Hugo Lloris (Olympique Lyon) dalam penghargaan tersebut.
Â
Sementara itu, Blanc sukses menyandang gelar pelatih terbaik dengan mengungguli pelatih Arsenal Arsene Wenger di posisi runner-up. Ayah Gourcuff, Christian, yang mengarsiteki Lorient serta pelatih Valenciennes Philippe Montanier menyusul di peringkat tiga dan empat.
Â
"Dipilih (sebagai pelatih terbaik) oleh para pelatih atau pemain-pemain seperti Gourcuff selalu merupakan kebanggaan sendiri," ungkap mantan punggawa Inter Milan dan Marseille.
Â
(Defanie Arianti)