JAKARTA - Sebuah fenomena menarik patut disimak dalam lanjutan kompetisi sejumlah liga bergengsi Eropa, akhir pekan lalu. Apa lagi jika bukan kegagalan para pemain bintang melakukan eksekusi di titik 12 pas alias penalti.
Ya, dari sekian banyak laga yang digulirkan akhir pekan lalu, beberapa pertandingan berhasil mencuri perhatian. Kali ini, fokus tidak diarahkan kepada big match seperti halnya Inter Milan kontra Juventus. Namun, kepada aksi para pemain papan atas dunia yang gagal mencuri angka melalui titik putih.
Tercatat setidaknya terdapat lima peristiwa serupa dalam lanjutan Premier League dan La Liga. Nama-nama yang terlibat pun bukan sembarangan: Cesc Fabregas (Arsenal), Frank Lampard (Chelsea), Cristiano Ronaldo (Real Madrid), serta Jermain Defoe (Tottenham Hotspur). Ditambah gelandang Athletic Bilbao David Lopez ketika menghadapi Valencia.
Fabregas berpeluang membuka keunggulan The Gunners ketika bintang Stoke City Rory Delap melanggar Andrei Arshavin di kotak terlarang. Namun, kapten sekaligus playmaker asal Spanyol yang biasanya memiliki naluri tajam di depan gawang ternyata belum mampu menyumbangkan gol bagi skuad besutan Arsene Wenger.
Kiper Thomas Sorensen dengan cermat membaca pergerakan Fabregas dan sukses menyelamatkan gawang. Setidaknya untuk sementara. The Gunners akhirnya memenangkan laga dengan skor 2-0 berkat gol Arshavin dan Aaron Ramsey.
Beranjak ke ranah Spanyol, peristiwa yang cukup menakjubkan terjadi di Santiago Bernabeu. Bintang Real Madrid Cristiano Ronaldo yang notabene Pemain Terbaik Dunia 2008 hanya bisa terdiam saat tendangan penaltinya ditepis dengan sempurna oleh kiper Almeria Diego Alves.
Kendati begitu, nasib El Real masih beruntung. Bomber muda Karim Benzema dengan sigap menyambut bola rebound dari Ronaldo dan membawa Madrid unggul 3-2. Los Galacticos akhirnya menang 4-2 atas tim tamu, setelah CR9 membayar kegagalannya beberapa menit kemudian.
Nah, yang cukup memilukan mungkin adalah kisah Lampard, Defoe serta Lopez. Pasalnya, hadiah penalti yang mereka dapatkan sebenarnya mampu mengubah skor di akhir pertandingan.
The Blues menelan kekalahan kedua dalam satu pekan setelah tak mampu mengejar Manchester City (2-1). Lampard berpeluang mencuri satu angka bagi pasukan Carlo Ancelotti di menit 83 setelah Didier Drogba dijatuhkan Nedum Onuoha. Sayang, Lampard yang ditunjuk sebagai algojo tak mampu mewujudkan hasrat itu setelah kiper veteran Shay Given menahan tendangannya.
Nasib serupa dialami Defoe. The Lily Whites nyaris menggeser Arsenal dari peringkat tiga klasemen ketika pelanggaran terhadap Wilson Palacios di kotak terlarang memaksa wasit menunjuk titik putih dan membuka peluang keunggulan 3-2.
Tapi, apa yang terjadi? Defoe yang begitu menakutkan dengan total lima gol saat menekuk Wigan Athletic justru tak berdaya menghadapi kiper Amerika Serikat Tim Howard.
Terakhir, gelandang David Lopez juga belum mampu menjadi jawaban kebuntuan Athletic Bilbao yang takluk 2-1 dari Valencia, Senin (7/12/2009). Tendangan mantan punggawa Osasuna diantisipasi dengan baik oleh Cesar Sanchez sekaligus memastikan kemenangan Los Che yang kini merebut peringkat tiga klsasemen dari Sevilla.
(Defanie Arianti)