Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Roy Suryo Salahkan Presiden Perihal Pembekuan PSSI

Aditya Wahyutomo , Jurnalis-Sabtu, 27 Februari 2016 |13:46 WIB
Roy Suryo Salahkan Presiden Perihal Pembekuan PSSI
Roy Suryo (Arif Julianto/Okezone)
A
A
A

JAKARTA – Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga, Roy Suryo menghadiri acara POLEMIK Radio Sindotrijaya Network di kawasan Cikini, Sabtu (27/2/2016). Dalam acara tersebut ia berkali-kali menyalahkan pemerintah yang membuat dunia sepakbola di Indonesia menjadi carut marut.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Roy Suryo mengatakan bahwa Menpora saat ini terlalu sering mengemukakan rencana yang belum pasti. Komentar tersebut ia lontarkan setelah kejadian memanasnya hubungan antara PSSI dan Menpora usai bertemu dengan presiden.

Namun ia mengaku tidak terlalu ingin menyalahkan Menpora ataupun anak buahnya. Pria yang identik dengan kumisnya tersebut mengatakan bahwa kisruh yang terjadi saat ini adalah murni salah presiden yang salah memberikan perintah.

“Kemenpora dan yang lainnya adalah orang hebat dan mereka tidak salah karena hanya menjalankan tugasnya. Namun saya melihat yang salah adalah atasannya. Saya rasa ada perintah yang salah dari atasnya,” ujar Roy Suryo

Pada saat yang bersamaan ia juga mengatakan bahwa pihak presiden seharusnya berbicara langsung kepada pemerintah mengenai masalah ini, tetapi ia juga meminta pihak presiden agar tetap jujur pada saat memberikan pendapat.

“Pak Jokowi dan Wapres harus berbicara. Biarkan orang pertama yang berbicara, namun sekali lagi sampaikan pada masyarakat jika ingin mencabut maka harus dicabut tetapi jika tidak ya tidak biar tetap jelas,” tandasnya.

(Fajar Anugrah Putra)

Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement