HARUS diakui, Valencia memang belum mencapai level yang dimiliki Barcelona dan Real Madrid. Meski demikian, hal tersebut bukan berarti membuat Los Che pantas dipandang remeh begitu saja.
Musim lalu bisa dikatakan merupakan perjalanan yang cukup positif untuk Valencia. Penghuni Stadion Mestalla itu akhirnya kembali mengakhiri musim di zona Liga Champions, setelah terakhir kali diraih pada musim 2011/2012.
Hasil finis di zona Liga Champions didapat berkat penampilan yang cukup baik dari Diego Alves dan rekan-rekan sepanjang musim 2014-2015. Dari 38 pertandingan, Valencia meraih 22 kemenangan, 11 hasil imbang, dan lima kekalahan.
Tidak hanya itu, poin yang Los Che dapatkan musim lalu hanya terpaut satu poin dari Atletico Madrid yang finis di posisi tiga. Hasil tersebut tentu jauh lebih baik dibanding dua musim sebelumnya.
Keberhasilan meningkatkan performa di musim 2014-2015 tak terlepas dari masuknya Nuno Espírito Santo sebagai pelatih baru. Santo mampu memberikan warna dan strategi yang jauh lebih efektif bagi Valencia.
Dua PR yang Harus Diselesaikan Valencia
Saat pramusim 2015-2016, Valencia total memainkan delapan laga sejak Juli 2015. Dari delapan laga tersebut, anak-anak asuhan Santo mampu meraih tiga kemenangan (melawan Wiener SK, Southampton, dan PSV Eindhoven), dua hasil seri (Werder Bremen dan Porto), dan tiga kekalahan (Bayern Munich, FC Koln, dan AS Roma).