MOSKOW – Lama meninggalkan bench Juventus, tak serta-merta Fabio Capello mudah melupakan tim asal Kota Turin itu. Capello menyambut positif performa Juve di Champions League, kendati mengakui bahwa Si Nyonya Tua bukanlah favorit.
Boleh saja masih ada Barcelona, Real Madrid dan Manchester United yang lebih banyak dijagokan. Tapi Capello menilik kejutan musim lalu, di mana Chelsea yang sama sekali di luar perhitungan para pengamat, membuat syok seantero Eropa lantaran ujug-ujug, mampu mengusung trofi Champions League.
“Di Champions League, Juve bukanlah tim terkuat. Akan tetapi, hal yang sama dialami Chelsea musim lalu. Bisa saja Juve akan mengejutkan di turnamen ini meski Barcelona dan Real Madrid, masih jadi favorit,” tutur Capello, seperti dinukil Football-Italia, Minggu (17/2/2013).
Capello yang kini membesut tim nasional Rusia, mengakui bahwa Juve, masih punya mental kuat untuk bertarung di Eropa. Buktinya, Bianconeri mampu membekap Glasgow Celtic, di laga keras babak 16 besar leg pertama, tengah pekan lalu.
Sorotan utama Capello di laga itu, tertuju pada kerja sama Andrea Pirlo dan Mirko Vucinic, yang menutup kemenangan Juve di kandang Celtic. Perihal Pirlo, usia tua tak dianggap Capello menjadi kelemahan Pirlo setelah “dibuang” AC Milan.
“Mentalitas Juve mengingatkan saya pada diri saya sendiri. Mereka menang, lalu membuka lembaran berikutnya – mengusung target lebih tinggi agar mereka tak lekas puas. Mirko Vucinic melakukan pekerjaan luar biasa saat menyelesaikan kreasi permainan Andrea Pirlo,” tambahnya.
“Setiap kali saya melihat Pirlo bermain, saya selalu antusias. Dia seorang juara yang mulai menua. Tetapi Milan memberi hadiah yang fantastis dengan melepaskannya,” tandas Capello.
(Randy Wirayudha)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.