Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Thailand Menanti Keajaiban di Bangkok

Achmad Firdaus , Jurnalis-Jum'at, 21 Desember 2012 |18:14 WIB
Thailand Menanti Keajaiban di Bangkok
Pelatih Thailand Winfried Schafer (Foto: AFF)
A
A
A

BANGKOK - Timnas Thailand mendapat tugas berat saat menjamu Singapura pada final kedua Piala AFF, Sabtu (22/12/2012) besok. Skuad Gajah Putih dituntut menang dengan selisih dua gol atau lebih demi tampil sebagai juara.

Kekalahan 1-3 pada leg pertama di Singapura, memaksa skuad besutan Winfried Schafer tampil menyerang. Pelatih asal Jerman ini pun meminta skuadnya untuk tampil fokus dan efektif demi bisa menciptakan keajaiban di Stadion Supachalasai, besok.

Bicara soal keajaiban, Schafer terkenang pada memori indah pada 1993, ketika dirinya masih menukangi klub Bundesliga Jerman, Karlsruhe. Kala itu, tim besutannya kalah 1-3 dari Valencia pada leg pertama babak 32 besar UEFA Cup (sekarang Europa League).

Namun, pada leg kedua di kandang, Karlsruhe tampil kesetanan. Tak tanggung-tanggung, salah satu klub elite La Liga Spanyol itu dibantai 7-0! Karlsruhe pun lolos ke babak 16 besar dengan agregat 8-3.

“Yang terpenting saat ini adalah para pemain tetap fokus. Kami masih punya kesempatan di Bangkok dan mungkin bisa membalikkan kedudukan,” tutur Schafer di situs resmi AFF.

“Para pemain bisa bangkit dan saya percaya kami bisa mengubah keadaan di leg kedua,” pungkas pelatih 62 tahun tersebut.

Laga final ini diketahui merupakan ajang pembuktian Thailand dan Singapura untuk meraih titel tim terbaik di Asia Tenggara. Maklum, saat ini kedua tim sama-sama mengoleksi tiga trofi juara (terbanyak sepanjang sejarah).

(Achmad Firdaus)

Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement