LIVERPOOL - Kapten Liverpool, Steven Gerrard, mengeluhkan kehadiran dua taipan di ajang Premier League. Keluhan Gerrard tersebut ia ungkapkan dalam buku otobiografi miliknya berjudul My Liverpool Story.
Dua taipan yang dimaksud oleh Gerrard adalah Roman Abramovich seorang pengusaha minyak dari Rusia yang menjadi pemilik Chelsea dan Sheik Mansour dari Timur Tengah yang kini menguasai Manchester City.
Hadirnya Abramovich di Chelsea pada tahun 2003 menggantikan pemilik sebelumnya, Ken Bates, memang terasa cukup signifikan. Gelontoran uang dari Abramovich mampu memberikan pelatih serta pemain bintang, dan juga gelar juara.
Hal serupa juga terjadi pada The Citizen yang kini bermetamorfosa menjadi salah satu klub terbesar di Inggris. Hadirnya Sheik Mansour juga langsung terasa dengan memenangkan juara liga setelah penantian selama 44 tahun lamanya.
Kedua orang tersebut lah yang Gerrard nilai memiliki andil terbesar dalam menghambat dirinya meraih gelar perdana Premier League. Gerrard menilai dua orang terkaya tersebut telah mengubah kekuatan di kompetisi Premier League.
“Seandainya saja tak ada Roman Abramovich dan orang satunya itu (Sheikh Mansour) yang telah membeli Manchester City, maka seharusnya saya telah meraih dua atau tiga gelar liga dalam klub ini,” tulis Gerrard, seperti dilansir Daily Mail.
“Memang seharusnya kami tak harus merisaukan kekuatan City dan Chelsea. Namun, sudah sangat jelas bahwa kami tak sanggup untuk menyaingi mereka dalam hal finansial,” sambungnya.
(Muhammad Indra Nugraha)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.