JAKARTA – Sembari transit, tim nasional senior yang akan tampil pada turnamen Al Nakbah di Palestina beberapa hari lagi, melakukan proses adaptasi atmosfer dan cuaca di Yordania. Terpilihnya Yordania juga menjadi alasan khusus karena lokasinya tak terlalu jauh dari Palestina dan kedutaan besar Indonesia terdekat dari Palestina, berlokasi di Amman, Yordania.
Laporan terakhir kondisi tim Garuda yang disampaikan ketua umum PSSI – Djohar Arifin, timnas perlu adaptasi diri untuk tampil sebaik mungkin. Djohar juga menuturkan, setidaknya timnas bisa mendapat perhatian dari kedubes dan Yordania dirasa lebih aman untuk menjadi tempat istirahat dan adaptasi. Di Yordania, timnas juga membuka sesi latihan sebagai upaya pengadaptasian diri.
“Timnas sudah tiba di Yordania dan mereka istirahat di sana sambil beradaptasi. Cuaca di Yordania dan Palestina itu kan sama, jadi Yordania cocok untuk adaptasi kita melalui sesi latihan yang dibuka di sana,” ucap Djohar di kantor PSSI, Senin (14/5/2012).
“Penyesuaian diri di sana juga saya rasa lebih safe dan mereka bisa tenang. Kedutaan kita di sana juga kasih perhatian soal makanan dan segala macam keperluan tim kita,” tuntasnya.
Timnas yang akan memulai kompetisi Al-Nakbah Kamis depan, juga mengikutsertakan dua pemain dari klub ISL, Titus Bonai dan Okto Maniani. Bahkan hal itu menjadi problem tersendiri bagi klub masing-masing. Tapi Djohar menolak untuk buka suara terhadap hal tersebut.
Dia hanya menyerahkan semuanya ke manajemen klub masing-masing. Indonesia akan melakoni turnamen invitasi Al Nakbah, pada 17 Mei nanti dan Uzbekistan menjadi lawan pertama Indonesia di laga pembuka.
(Auzan Julikar Sutedjo)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.