LONDON – Saat semua pihak tengah bersedih atas kondisi pemain Bolton Wanderers, Fabrice Muamba, seorang mahasiswa malah melakukan penghinaan padanya. Alhasil, ia harus ditahan oleh pihak kepolisian wilayah Swansea sejak minggu lalu.
Mahasiswa tersebut adalah Liam Stacey yang kuliah Swansea University jurusan biologi. Pria yang masih berusia 21 tahun itu menuliskan nada hinaannya melalui akun Twitter-nya.
Parahnya, Stacey membuat tulisan tersebut kala Muamba terbaring di lapangan. Sontak, tindakannya tersebut mendapat banyak kecaman dari berbagai pihak hingga pihak kepolisian turun tangan.
Seperti dilansir ESPN, Rabu (28/3/2012), akhirnya, Stacey menjalani sidang kasusnya dan ia mengakui telah memakai kata-kata cukup kasar dan bernada rasisme dalam tulisannya. Namun, ia sendiri mengaku telah menyesal akan perbuatannya tersebut.
Dari hasil sidang tersebut hakim dari wilayah Swansea memutuskan Stacey bersalah dan dikenakan hukuman penjara selama 56 hari. Stacey sendiri terlihat cukup sedih akan keputusan hakim itu.
(Muhammad Indra Nugraha)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.