Jupp Heynckes (Foto: Getty Images)
BASEL – Bayern Munich bisa saja menang di leg pertama fase perdelapan final Liga Champions, dini hari tadi atas FC Basel, jika saja peluang-peluang emas Franck Ribéry tak mentah dan sia-sia.
Sosok yang berandai-andai seperti itu, tentu saja sang Reisebus, Jupp Heynckes. Henyckes amat menyayangkan sejumlah peluang Ribéry yang disia-siakan begitu saja. Peluang paling terbuka, terjadi di menit ketiga.
Kala itu, Spielmacher berusia 28 tahun itu sempat berhadapan langsung dengan kiper Basel, Yann Sommer dengan peluang emas terbuka di menit ke-3. Tapi Ribéry tak memaksimalkannya dengan seksama. Akibatnya, Sommer mampu dengan gemilang mementahkan sepakan Ribéry .
“Jika saja peluang Ribéry berbuah gol bagi kami, pastinya pertandingan berbeda sekali,” sesal Heynckes, sebagaimana disadur Yahoosports, Kamis (23/2/2012).
Sejak menit awal, Heynckes memang menginstruksikan para pemainnya untuk keluar menyerang. Bukan tanpa risiko, tapi agresivitas memang harus diperagakan jika memang punya target menang.
“Kami berani mengambil risiko karena kami ingin memenangkan partai ini. Tapi saya akui, FC Basel adalah tim yang bagus. Mereka punya para pemain muda yang bertalenta. Mereka juga tangguh dan berbahaya,” tuntas juru strategi berjuluk Osram itu.
(raw)