Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
FC Basel vs Bayern Munich

Neuer: Kekalahan yang Teramat Pahit

Randy Wirayudha , Jurnalis-Kamis, 23 Februari 2012 |07:02 WIB
Neuer: Kekalahan yang Teramat Pahit
Manuel Neuer (jersey putih) berjibaku menyelamatkan bola dari serangan Basel (Foto: Reuters)
A
A
A

BASEL – Kendati menciptakan lebih banyak peluang, tapi akhirnya Bayern Munich harus tertunduk di leg pertama, dini hari tadi. Basel sukses memukul mereka, 1-0 dan membuat tim mapan Eropa itu kecewa berat membawa hasil negatif ketika pulang ke Jerman.
 
Sosok yang mungkin paling kecewa adalah sang Torwart (kiper), Manuel Neuer. Sempat beberapa kali dengan gemilang mentralisir peluang emas Xherdan Shaqiri dkk, tapi jelang empat menit sebelum laga usai, gawangnya dikoyak Valentin Stocker. Skor 0-1 terpampang untuk kekalahan Bayern di putaran pertama fase 16 besar Liga Champions.
 
“Tentu saja kekalahan ini sangat pahit bagi kami,” tukas kiper kelahiran Gelsenkirchen, 25 tahun silam tersebut.
 
Tapi diakuinya, Bayern tak bermain dengan performa terbaiknya. Mau tidak mau, Neuer harus mengakui, Basel bermain lebih baik dan Bayern wajib mengevaluasi kekalahan ini, guna membalikkan keadaan di leg kedua 14 Maret mendatang.
 
“Mungkin anda menilai kekalahan ini tidak layak, tapi kami memang tidak bermain dengan baik. Kami tak memanfaatkan kesempatan-kesempatan kami. Kini, kami harus mengatasi masalah ini dari dalam dan memperbaiki kesalahan secepat mungkin,” lanjutnya.
 
“Terlalu banyak kesalahan yang kami buat dan kami harus mengeliminasinya jelang laga kedua nanti,” pungkas Neuer, sebagaimana disitat The Asian Age, Kamis (23/2/2012).

(Randy Wirayudha)

Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement