Arjen Robben (Foto: Daylife)
MUNICH - Mantan gelandang Bayern Munich, Mario Basler, menyarankan bekas timnya agar menepikan Arjen Robben dari tim inti. Basler merasa Bayern tidak butuh Robben, dan menganggap sang bintang adalah biang keladi buruknya performa Bayern.
Basler sendiri bukanlah sosok asing bagi para penggemar FC Holywood (julukan Bayern,-red). Dirinya adalah gelandang serang, yang juga berposisi sebagai sayap ketika membela Bayern di musim 1996-1999. Hal inilah yang membuatnya mengevaluasi performa Robben yang berposisi sama dengan dirinya.
“Sangat jelas bagi saya setelah melihat laga melawan Hamburg, Arjen Robben harus disingkirkan dari tim utama. Bayern berada dalam performa terbaik mereka di jeda musim dingin ketika pria Belanda itu menepi karena cedera,” ujar Basler, dilansir dari Goal, Rabu, (8/2/2012).
“Dia (Robben) selalu melakukan hal yang sama. Dia mendapat bola, memotong kedalam lini pertahanan kemudian melepas tembakan, atau kehilangan bola tanpa mengejarnya kembali. Tidak peduli meskipun dia bintang, ini semua tentang tim. Bayern bisa berakhir di peringkat dua atau tiga bila mereka tidak membuat perubahan, dan itu tidak akan cukup bagi mereka,” tambahnya.
Pemain yang mencetak satu gol Bayern di final Liga Champions tahun 1999 kala Die Roten (julukan lain Bayern,-red) kalah 1-2 dari Manchester United juga punya opini tersendiri tentang kelemahan para pemain Bayern. Toni Kroos dan Thomas Muller adalah para pemain yang tak lepas dari kritikan Basler.
“Saya hanya mengatakan bahwa Bayern tidak sukses sekarang ini. Mereka jelas terlihat lebih baik sebelum jeda musim dingin. Menurut opini saya, mereka memiliki tiga masalah, Toni Kroos bukanlah gelandang bertahan, Thomas Muller seperti hilang arah,” tutupnya.
(seb)