SAO PAOLO – Legenda Brasil, Zico memberikan penghormatan terakhir atas meninggalnya Socrates di usia 57 tahun. Socrates meninggal Minggu (4/12/2011) akibat infeksi pada usus.
Zico merupakan rekan seangkatan Socrates semasa mereka berdua masih membela Brasil di Piala Dunia 1982 dan 1986. Di mata Zico, Socrates merupakan pemain yang hebat dan sebagai pemain dia adalah yang terbaik yang pernah ada.
“Sebuah kualitas tinggi yang dimilikinya adalah loyalitas. Dia pergi begitu cepat. Dia memiliki kecerdasan yang luar biasa, anda akan selalu memikirkan yang terbaik darinya,” ujar Zico seperti dilansir FIFA, Senin (5/12/2011).
Semasa hidupnya sebagai pemain Brasil, Socrates merupakan pemain tengah andalan tim Samba. Dia telah memainkan 60 pertandingan untuk Brasil, mencetak 22 gol. Dia bermain cemerlang bersama Selecao di Piala Dunia 1982 Spanyol dan Piala Dunia 1986 di Meksiko. Tapi sayangnya dia tidak pernah berhasil membawa negaranya juara.
Sebelumnya mantan pemain Timnas Brasil itu berjuang dengan penyakitnya sejak dilarikan ke rumah sakit, Kamis malam (1/12/2011) lalu. Pada malam itu dia keracunan makanan dan langsung menderita syok.
Socrates langsung diberikan perawatan intensif oleh pihak rumah sakit di Sao Paolo. Namun, bakteri tersebut telah menyebar ke dalam aliran darah serta seluruh tubuh.
Meskipun upaya terbaik telah dilakukan tim medis, namun legenda Brasil tersebut tak mampu berjuang untuk bertahan hidup dan akhirnya dia dinyatakan meninggal pada Minggu (4/12/2011) pukul 04.30 pagi waktu Brasil.
(A. Firdaus)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.