MILAN - Keberhasilan Samuel Eto’o mencetak hattrick untuk memberikan kemenangan 4-0 atas Werder Bremen, tak lepas dari peran Rafael Benitez yang kembali menempatkannya di posisi striker. Bomber Kamerun ini pun mengaku bahagia bisa kembali bermain di posisi asalnya.
Sejak kedatangan Benitez di kursi kepelatihan, Eto’o memang kembali menemukan ketajamannya karena ditempatkan di posisi yang biasa dimainkannya, striker utama. Bukti terkini, adalah lesakkan tiga gol Eto’o kala Nerazzurri mengecundangi Bremen pada matchday kedua penyisihan Grup A Liga Champions, dini hari tadi.
Bermain di posisi striker, Eto’o mampu menutupi krisis pemain yang dihadapi timnya, menyusul absennya Diego Milito dan sejumlah pemain kunci lainnya. Tampil bersama dengan sejumlah pemain muda, mantan penyerang Barcelona ini tampil ciamik sepanjang laga, hingga akhirnya memberikan tiga angka perdana buat timnya.
Dalam konferensi pers yang digelar usai laga, Eto’o mengaku sangat senang bisa kembali menjadi striker murni. Lebih lanjut, bomber 29 tahun ini juga sedikit menyindir keputusan pelatih terdahulu Inter Jose Mourinho yang menempatkannya di sayap.
“Saya memang cukup senang meski musim lalu bermain lebih melebar (penyerang sayap). Dan kini saya sangat bahagia kembali ditempatkan sebagai striker,” tutur Eto’o yang di musim ini sudah mengoleksi lima gol dari lima laga yang dimainkannya di semua ajang.
Ditanya komentarnya soal performa Inter, Eto’o menyebut permainan timnya sangat apik kendati banyak mengandalkan pemain muda, menyusul absennya sejumlah pilar.
“Kami menunjukkan permainan luar biasa sore ini, dan kami sangat puas dengan permainan kami. Kami kehilangan banyak pemain, tapi, para pemain muda yang menggantikan mereka juga bermain dengan fantastis,” tutupnya.
(Achmad Firdaus)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.