CABINDA - Setelah sempat tersendat di pertandingan pertama, Pantai Gading menunjukkan taringnya sebagai salah satu kandidat kuat juara di ajang Piala Afrika 2010 di pertandingan kedua. Berhadapan dengan tim kuat Ghana, Pantai Gading berhasil menang 3-1, meski harus bermain dengan sepuluh pemain sejak menit ke-56, Sabtu (16/1/2010).
Bermain di Estadio Chimandela, Pantai Gading langsung tampil menyerang. Duet Didier Drogba dan Salomon Kalou beberapakali mengancam gawang Ghana yang dikawal Richard Kingson. Setelah beberapa kali memiliki peluang, The Elephants –julukan Pantai Gading– baru berhassil membuka keunggulan pada menit ke-23.
Berawal dari pergerakan Yaya Toure di lini tengah, Salomon Kalou berhasil yang menerima umpan tersebut sukses melepaskan diri dari jebakan offside dan meneruskan umpan kepada Gervinho yang tak kesulitan membobol gawang Kingson. 1-0 Pantai Gading memimpin.
Tertinggal satu gol, Ghana langsung meningkatkan serangan. Peluang emas pun didapat pada menit ke-39. Kwando Asamoah berhasil menerobos barisan pertahanan Pantai Gading dan melepaskan tendangan kaki kiri yang sayangnya masih mampu dibendung Boubacar Barry, kiper Pantai Gading. Skor 1-0 untuk keunggulan Pantai Gading bertahan hingga jeda.
Ghana kembali mencoba peruntungannya di babak kedua. Skuad besutan Milovan Rajevac mulai mendominasi jalannya pertandingan. Sayang, beberapa peluang yang didapat Ghana selalu mampu dibendung Barry yang tampil impresif sepanjang pertandingan. Pantai Gading sendiri terus mencoba menggandakan keunggulan melalui kerjasama duo Chelsea, Drogba-Kalou.
Namun, alih-alih memperbesar keunggulan, Pantai Gading harus bermain dengan sepuluh pemain pada menit ke-56. Bek sayap Arsenal Emmanuel Eboue diganjar kartu merah langsung oleh akibat tekel kerasnya terhadap pemain Ghana, Emmanuel Agyemang-Badu.
Kalah jumlah pemain, Pantai Gading tak lantas bermain bertahan untuk mengamankan skor. Skuad arahan pelatih Vahid Halilhodzic justru kian berani melancarkan serangan. Buah permainan offensif Pantai Gading pun membuahkan hasil di menit ke-66. Berawal dari tendangan bebas, Siaka Tiene sukses melepaskan tembakan melengkung yang bersarang di pojok gawang Kingson. Pantai Gading semakin di atas angin dengan keunggulan 2-0.
Semakin tertinggal jauh, Rajevac menginstruksikan para pemainnya untuk meningkatkan gelombang serangan. Gelandang andalan Michael Essien yang diturunkan sejak awal babak kedua diplot menjadi motor serangan Ghana. Beberapa peluang pun didapat. Salah satunya melalui striker pengganti, Asamoah Gyan di menit ke-82. Sayang, usahanya belum membuahkan hasil.
Di saat para pemain Ghana tengah gencar melakukan serangan, Pantai Gading justru behasil mencuri gol melalui Drogba di penghujung pertandingan. Sundulan striker 30 tahun ini setalah memanfaatkan umpan silang Abdul-Kader Keït, gagal dibendung Kingson. Skor 3-0 untuk Pantai Gading.
Di masa injury time, Ghana yang berjuang tanpa kenal lelah akhirnya berhasil memperkecil ketertinggalan melalui titik putih di masa injury time. Hukuman tendangan 12 pas diberikan wasit usai bek Sol Bamba melakuakan pelanggaran terhadap Gyan di kotak terlarang. Gyan yang maju sebagai eksekutor, melakukan tugasnya dengan baik. Sayang, gol tersebut tak mampu menyelamatkan Ghana yang harus menerima kenyataan kalah 1-3.
Dengan hasil ini, Pantai Gading memastikan diri sebagai tim pertama dari grup B yang lolos ke babak perempatfinal, setelah mengoleksi 4 poin hasil dari sekali imbang dan sekali menang. Sementara Ghana harus rela terperosok di dasar klasemen dengan poin nol. Ghana terpaut satu poin dari Burkina Faso yang mengoleksi satu angka. Sekadar info, dalam grup ini hanya terdapat tiga kontestan, setelah Timnas Togo memutuskan mundur akibat penyerangan kelompok separatis yang menyebabkan tiga ofisialnya meninggal.
(Achmad Firdaus)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.